Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bima dan Anas Unjuk Jurus Bertahan di Saat Pandemi Covid-19
    News

    Bima dan Anas Unjuk Jurus Bertahan di Saat Pandemi Covid-19

    September 24, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bima dan Anas Unjuk Jurus Bertahan di Saat Pandemi Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Wali kota Bogor Bima Arya mengatakan, kolaborasi antar pengusaha, pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar Bogor tidak kembali ke era Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat. Imbas dari kebijakan tersebut melahirkan banyak pengangguran baru sekaligus usaha jasa baru yang dibutuhkan di masa pandemi yang mempersempit aktivitas ekonomi.

    “Di saat ada 40 persen warga di PHK ditengah pandemi, pelaku UMKM di bidang dekorasi rumah malah hits. Jadi kami berkolabirasi dengan HIPMI selaku penyedia tenant dan menjadi standby buyer, pemerintah melakukan pembinaan terhadap UMKM,” ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9).

    Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan, dalam masa Pandemi COVID-19 pihaknya mengedepankan sektor perhotelan berkonsep outdoor. Sebab, Ia mengaku, pada masa pandemi, okupansi perhotelan di Banyuwangi dengan konsep Staycation nya terus naik.

    “Terbukti okupansi hotel di Banyuwangi naik menjadi 90-100 persen di Weekend,” ucapnya.

    Menurutnya, hal ini juga tidak luput dari direkomendasikannya Banyuwangi oleh Kemenko Maritim dan investasi menjadi salah satu destinasi perjalanan dinas dan rapat Kementerian atau Lembaga pada Juli 2020 lalu.

    “ATS, agrowisata taman suru misalnya, menarik wisatawan dengan konsep outdoor dan restaurant ala kyoto dimana semua makanan yang ditawarkan sangat sehat, direbus dan tidak digoreng atau dikukus,” ungkapnya.

    Meskipun demikian, Ia menambahkan, penerapan protokol kesehatan Covid-19 pun harus tegap dilakukan secara disiplin untuk menekan angka penyebaran kasus.

    “Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan misalnya mengharuskan pengunjung membawa surat hasil rapit test non reaktif,” pungkasnya.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKadin Ramal Penganggur Bertambah 5 Juta Orang jika Resesi Terjadi
    Next Article Cegah Pneumonia, Pembunuh Terbesar Balita dengan Gejala Mirip Flu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.