Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»BKKBN: Stunting Bukan Karena Faktor Ekonomi
    News

    BKKBN: Stunting Bukan Karena Faktor Ekonomi

    May 22, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    BKKBN: Stunting Bukan Karena Faktor Ekonomi

    ilustrasi anak stunting

    Depok – Pelaksana Tugas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sigit Priohutomo menilai, stunting atau kekerdilan pada anak terjadi bukan karena latar belakang ekonomi, melainkan salah penerapan pola asuh.

    “Stunting di kota saja ada kok. Stunting itu bukan karena masalah miskin dan kaya, masalahnya adalah salah asuh, gizi ibu hamil tidak terpenuhi,” kata Sigit usai acara penataran dan lokakarya bina balita di Depok, Selasa (22/5).



    Sigit mengatakan cikal bakal anak yang kerdil bermula dari kesiapan seorang ibu sebelum hamil. Lalu berlanjut pada program 1.000 hari pertama kehidupan dari kehamilan sampai dua tahun

    “ASI-nya harus terpenuhi,” ujar Sigit.

    Baca juga :

    • China Siap Kerjasama dengan Semua Negara di Bidang Kesehatan
    • Malnutrisi Tak Bisa Diobati Namun Bisa Dicegah
    • Fakta dan Mitos Nutrisi Kesehatan Pria

    Setelahnya saat usia dua tahun ke atas atau usia PAUD, lanjut dia, anak berada dalam masa pertumbuhan emas dan harus diisi dengan berbagai pengetahuan.

    Pemahaman orang tua terhadap kesehatan, khususnya ibu, menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, memberikan ASI eksklusif hingga memilih pola konsumsi yang sehat untuk keluarganya.

    Sigit menerangkan saat ini pemerintah telah membentuk 1.000 desa stunting yang harus ditanggulangi melalui program padat karya tunai melalui dana desa. Rencananya jumlah tersebut akan ditambah lagi menjadi 1.600 desa yang harus ditanggulangi masalah kekerdilan pada anak.

    Namun, dari 1.000 desa stunting tersebut baru 70 desa yang terintegrasi dengan Kampung KB dari BKKBN. Kampung KB tersebut akan mewadahi berbagai program kementerian-lembaga yang berfokus pada pembangunan manusia, infrastruktur, dan ekonomi di desa. (Ant)

    TAGS : Kesehatan Stunting BKKBN

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/34926/BKKBN-Stunting-Bukan-Karena-Faktor-Ekonomi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIsrael Sengaja Tembaki Demontran Tak Bersenjata
    Next Article Pemerintah AS Hukum 5 Warga Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.