Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Boediono Ungkap Ratas Soal BDNI Dihadiri Presiden Megawati
    News

    Boediono Ungkap Ratas Soal BDNI Dihadiri Presiden Megawati

    July 19, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Boediono Ungkap Ratas Soal BDNI Dihadiri Presiden Megawati

    Mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Rangga Tranggana/jurnas.com)

    Jakarta – Mantan anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (‎KKSK) sekaligus mantan Menteri Keuangan Boedino tak membantah jika mantan Kepala Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung pernah mengusulkan agar kewajiban Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) senilai Rp 4,8 triliun dilakukan `write off` atau penghapusbukuan senilai Rp 2,8 triliun.

    Usulan itu disampaikan Syafruddin dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana pada 11 Febuari 2004. Demikian papar  Boediono saat bersaksi untuk terdakwa Syafruddin Temenggung, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/7/2018). Menurut Boedino, rapat saat itu dihadiri menteri-menteri dan Presiden Megawati.



    “Intinya penghilangan atau pengurangan utang sebelumnya,” ungkap Wakil Presiden RI ke-11 itu.

    Rekaman suara Ratas itu sempat diputar Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terdengar dalam rekaman itu suara Syafruddin mengusulkan penghapusbukuan.

    Baca juga :

    • Ini Alasan BPPN Tidak Ajukan Klaim ke Sjamsul Nursalim
    • PDIP: Pak Jokowi Tahu Memainkan Bidak Catur
    • PDIP sebut Belum Ada Penantang Jokowi di Pilpres 2019

    “(write off ) angkanya lupa,” kata dia.

    Boediono juga mengaku lupa mengenai kesimpulan atau hasil dari usulan tersebut. “Saya tidak ingat ada kesimpulan-kesimpulan yang dibacakan,” tandas Boediono.

    Mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsjad Temenggung sebelumnya didakwa merugikan negara sekira Rp 4,5 triliun karena telah menerbitkan SKL BLBI untuk obligor BDNI. Penerbitan SKL BLBI tersebut dianggap telah memperkaya obligor BDNI, Sjamsul Nursalim.

    Selaku Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) saat itu,
    Syafruddin diduga telah melakukan penghapusan piutang BDNI kepada petani tambak yang dijamin oleh PT Dipasena Citra Darmadja (PT DCD) dan PT Wachyuni Mandira (PT WM) yang merupakan Aset Sjamsul Nursalim.

    Syafruddin selain itu diduga telah menerbitkan Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham. Padahal, Nursalim belum menyelesaikan kewajibannya terhadap kesalahan misrepresentasi dalam menampilkan piutang BDNI kepada petambak yang akan diserahkan kepada BPPN.

    TAGS : Boediono BPPN Megawati Soekarnoputri

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37958/Boediono-Ungkap-Ratas-Soal-BDNI-Dihadiri-Presiden-Megawati-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJokowi dan JK Besuk SBY, Ini Kondisinya
    Next Article Poros Tiga Bisa Terealisasi, Jika…
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.