Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Booster 6-9 Bulan Usai Dosis Lengkap, Antibodi Naik 12,5–88,9 Kali
    News

    Booster 6-9 Bulan Usai Dosis Lengkap, Antibodi Naik 12,5–88,9 Kali

    February 13, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Booster 6-9 Bulan Usai Dosis Lengkap, Antibodi Naik 12,5–88,9 Kali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Masyarakat didorong untuk segera melakukan vaksinasi lengkap dan booster di tengah meluasnya gelombang Covid-19 varian Omicron. Jika mendapatkan booster, maka antibodi seseorang akan meningkat dan memberikan perlindungan terutama setelah 6-9 bulan dosis 1-2.

    “Kami terus mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah, termasuk vaksinasi booster, terutama bagi mereka yang lansia,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resmi, Minggu (13/2).

    Penelitian terbaru Kemenkes, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Indonesia menunjukkan mereka yang sudah mendapatkan vaksin Sinovac dua dosis, pemberian vaksin booster setengah dosis mampu meningkatkan antibodi yang sebanding dengan dosis penuh.

    Jarak waktu terbaik untuk mendapatkan booster Covid-19 adalah minimal 6 bulan setelah menerima vaksinasi kedua.

    “Kemudian, apabila apabila seseorang mendapatkan booster di bulan ke 6-9, maka antibodi yang diproduksi bisa sampai 12,5-88,9 kali lipat, tergantung merek vaksin booster yang digunakan,” jelas Nadia.

    Meski begitu, kata dia, vaksinasi bukan satu-satunya cara untuk mampu mengurangi dampak terburuk Covid-19. Pemerintah selalu menghimbau, cara terbaik adalah melengkapi vaksinasi bersama protokol kesehatan yang disiplin seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

    “Lewat semua cara pencegahan yang bisa dilakukan baik oleh pemerintah dan masyarakat, diharapkan penularan Covid-19 yang didominasi Omicron bisa segera dilalui dan dikendalikan secepatnya,” katanya.

    Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menuturkan hal senada. Menurutnya, mereka yang sudah divaksinasi lengkap akan cenderung tak bergejala berat ketika terpapar Covid-19.

    “Negara-negara maju bahkan sudah menerapkan aturan bahwa fully dose ya 3 dosis atau sudah booster. Tentunya status vaksinasi lengkap akan 3 dosis. Omicron jadi rujukan bahwa 3 dosis akan efektif. Ini yang harus dikejar,” kata Dicky.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStellantis tarik lebih 19 ribu van susul laporan kebakaran
    Next Article Lamborghini ingin pertahankan mobil mesin pembakaran internal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.