Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Budayawan Nilai Kongres Kebudayaan Kurang Mendesak
    News

    Budayawan Nilai Kongres Kebudayaan Kurang Mendesak

    November 5, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Budayawan Nilai Kongres Kebudayaan Kurang Mendesak

    Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid dalam Pra Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI)

    Jakarta – Pelaksanaan Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2018 yang digelar pada Desember mendatang, dinilai kurang mendesak dan terkesan boros anggaran.

    Pasalnya, menurut budawayan Acep Iwan Saidi, yang terpenting saat ini bukanlah perumusan strategi kebudayaan yang akan dihasilkan melalui Kongres Kebudayaan, melainkan mendorong prosesi pemilihan presiden (pilpres), agar menjadikan kebudayaan sebagai tema sentral.



    “Kebudayaan harus menjadi `konteks` yg membungkus prosesi pilpres. Dalam wujudnya yang konkret, pada tingkat paling minimal, kongres harus mampu merekomendasikan agar kebudayaan menjadi tema sentral dalam debat capres cawapres mendatang,” kata Acep saat dihubungi pada Selasa (6/11).

    Acep menuturkan, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pilpres 2019 harus didesak untuk mengeluarkan konsep, strategi, dan janji untuk memajukan kebudayaan.

    Baca juga :

    • India Larang Umat Muslim Sholat di Taj Mahal Kecuali Hari Jumat
    • Kontra Inter, Valverde Ogah Ambil Resiko Mainkan Messi
    • Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion JT-610 Masih Jadi Misteri

    Dalam hal ini pula, kedua paslon dituntut menjadikan kebudayaan sebagai salah satu basis pembagunan manusia Indonesia yang berkarakter.

    Acep juga menyinggung upaya penguatan pendidikan karakter yang digembor-gemborkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Menurutnya, pendidikan karakter berakar pada kebudayaan, sebab karakter merupakan sebuah identitas.

    “Nah, kalau bicara identitas berarti bicara kebudayaan. Ini antara lain yang harus diurus oleh kementerian Puan (Kemenko PMK, red),” tegas budayawan asal Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

    Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggelar Kongres Kebudayaan Indonesia pada Desember mendatang.

    Adapun satu bulan sebelum pelaksanaan, Kemdikbud memanggil para ahli dan pelaku budaya dalam agenda pra kongres, yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta pada 4-6 November 2018.

    Forum ini terbagi ke dalam 11 kelompok, yaitu: Infrastruktur dan Kelembagaan Seni; Seni Pertunjukan; Seni Pertunjukan Musik; Manuskrip dan Sastra Sampai Ke Pemanfaatan; Masyarakat Adat dan Kepercayaan; Data Kebudayaan; Kajian dan Pendidikan Tinggi; Diaspora Budaya; Musyawarah Guru Mata Pelajaran; Keberpihakan Khusus; Budaya dan Lingkungan Hidup.

    TAGS : Kongres Budaya Kementerian Pendidikan Kritik Budayawan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43417/Budayawan-Nilai-Kongres-Kebudayaan-Kurang-Mendesak/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTrump Anggap Arab Saudi Tempat Terburuk di Bumi
    Next Article KPK Garap Eks Sekretaris MA untuk Kasus Eddy Sindoro
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.