Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Catat Rekor 5 Hari Berturut, Australia Laporkan 78 Ribuan Kasus COVID-19 Sehari
    International

    Catat Rekor 5 Hari Berturut, Australia Laporkan 78 Ribuan Kasus COVID-19 Sehari

    January 7, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Catat Rekor 5 Hari Berturut, Australia Laporkan 78 Ribuan Kasus COVID-19 Sehari 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Catat Rekor 5 Hari Berturut, Australia Laporkan 78 Ribuan Kasus COVID-19 Sehari 2
    Seorang warga berjalan di tepi pelabuhan di seberang Sydney Opera House selama penguncian COVID-19 di Sydney, Australia, Rabu (6/10/2021). (BP/Antara)

    SYDNEY, BALIPOST.com – Australia melaporkan rekor kasus COVID-19 untuk hari kelima berturut-turut pada Jumat (7/1). Dilaporkan sebanyak 78.231 kasus infeksi corona.

    Sementara jumlah kasus COVID-19 pada Kamis (6/1) mencapai 72.401. Sejak pandemi mulai merebak, Australia telah mencatat lebih dari 762.000 kasus infeksi virus corona dan 2.321 kematian akibat COVID-19.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, wabah Varian Omicron sebagian besar dilaporkan negara bagian terpadat di Australia, Newal South Wales. Puncaknya diperkirakan pada akhir Januari, menurut perkiraan resmi yang disampaikan otoritas setempat.

    NSW telah mencatat lebih dari 100.000 kasus COVID-19 selama tiga hari terakhir ketika kasus Omicron pertama terdeteksi. Jumlah kasus itu lebih tinggi dari total kasus varian Delta yang dilaporkan antara pertengahan Juni hingga akhir November 2021.

    Kasus harian COVID-19 di NSW melonjak hingga 38.625 pada Jumat. Jauh lebih tinggi dari jumlah sekitar 250 kasus sebulan yang lalu.

    Jumlah kasus pada Jumat itu pun melebihi angka kasus tertinggi sebelumnya pada Rabu (5/1), yang mencapai 35.054 kasus.

    Pihak berwenang di Australia menerapkan kembali beberapa pembatasan dalam upaya untuk memperlambat rekor lonjakan infeksi virus corona baru. Setelah menahan penularan virus melalui aturan penguncian dan kontrol perbatasan yang ketat di awal pandemi, Australia sekarang mengalami tingkat infeksi virus corona yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain di kawasan Asia-Pasifik.

    Pemimpin Negara Bagian New South Wales (NSW) Dominic Perrottet memerintahkan penundaan tindakan operasi yang tidak mendesak di rumah-rumah sakit. Juga, memberlakukan kembali larangan menyanyi dan menari di kelab dan pub, termasuk di Sydney.

    Sydney merupakan ibu kota NSW dan memiliki lebih dari lima juta penduduk. “Ini adalah waktu yang menantang, tidak hanya di New South Wales, tetapi di seluruh dunia,” kata Perrottet selama konferensi pers pada Jumat.

    Saat ini, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di NSW hampir dua kali lipat dan mencatat rekor 1.738 orang hanya dalam waktu satu pekan lebih.

    Jumlah itu bisa meningkat menjadi sekitar 6.000 orang pada akhir Januari di bawah skenario terburuk, tetapi masih di bawah kapasitas rumah sakit, menurut sebuah perkiraan yang dikeluarkan oleh departemen kesehatan NSW.

    Jumlah pasien rawat inap diperkirakan akan turun mulai Februari.

    Kepala Asosiasi Medis Australia Omar Khorshid menuduh pemimpin negara bagian NSW memberlakukan kebijakan yang bersifat “membiarkan saja” dan mengkritik keputusannya untuk melonggarkan hampir semua aturan pembatasan ketat sekitar sebulan lalu setelah tingkat inokulasi lebih tinggi.

    “Tidak mungkin mereka akan membalikkan kurva ini sampai semua orang kebal atau telah tertular virus,” kata Khorshid kepada Ten Network pada Jumat. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenutupan Akses WNA dari 14 Negara Harus Tegas!
    Next Article Cara rawat transmisi matik mobil biar tetap prima
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.