Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Cegah Lonjakan Covid-19, Warga Diminta Kurangi Mobilitas Libur Panjang
    News

    Cegah Lonjakan Covid-19, Warga Diminta Kurangi Mobilitas Libur Panjang

    October 22, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cegah Lonjakan Covid-19, Warga Diminta Kurangi Mobilitas Libur Panjang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan potensi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada libur panjang 28 Oktober-1 November 2020. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi mobilitas saat libur panjang harus ditingkatkan.

    Wiku meminta masyarakat agar menahan diri tidak bepergian selama libur panjang mengingat pandemi masih berlangsung. Bagi mereka yang terpaksa harus keluar rumah agar mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, serta hindari kerumunan.

    “Keputusan untuk keluar rumah harus dipikirkan secara matang dan mempertimbangkan semua risiko yang ada,” kata Wiku.

    Kemudian bagi masyarakat yang menerima kunjungan dari keluarga dan sanak saudaranya saat libur panjang ini, juga diharuskan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M. Meskipun tamu merupakan bagian dari keluarga protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan. “Karena kita tidak tahu dengan siapa sebelumnya keluarga kita tadi berinteraksi,” imbuhnya.

    Lonjakan kasus Covid-19 akibat libur panjang sebelumnya pernah terjadi saat Idul Fitri 22 – 25 Mei 2020ndan Hari Kemerdekaan RI 17 – 20 Agustus 2020. Saat Idul Fitri, terdapat kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sekitar 69 – 93 persen dengan rentang waktu 10 – 14 hari. Lalu saat libur HUT RI, kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan naik sebesar 58 – 118 persen pada pekan ketiga Agustus dengan rentang waktu 10 – 14 hari.

    “Hal ini dipicu karena kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama liburan, serta tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan,” jelas Wiku.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Sabik Aji Taufan, ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJessica Tanoesoedibjo Ajak Hidup Sehat Lewat MNC Virtual Ride
    Next Article Hummer EV diklaim supertruck terbaik, begini tampilannya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.