Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Cegah Penyebaran COVID-19 Mengganas, Australia Batasi Penerbangan dari India
    International

    Cegah Penyebaran COVID-19 Mengganas, Australia Batasi Penerbangan dari India

    April 22, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cegah Penyebaran COVID-19 Mengganas, Australia Batasi Penerbangan dari India 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cegah Penyebaran COVID-19 Mengganas, Australia Batasi Penerbangan dari India 2
    Antrian penumpang yang berusaha berangkat dari Terminal Bandara Dalam Negeri Sydney di Sydney, Australia, Jumat (18/12/2020). (BP/Antara)
    Cegah Penyebaran COVID-19 Mengganas, Australia Batasi Penerbangan dari India 3

    SYDNEY, BALIPOST.com – Tingginya angka kasus COVID-19 di India menyebabkan Australia melakukan pencegahan. Negara itu akan mengurangi jumlah warganya yang dapat kembali dari India dan negara-negara zona merah lainnya untuk menahan risiko penyebaran COVID-19 yang lebih ganas.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, pembatasan tersebut akan mengakibatkan pengurangan 30 persen penerbangan langsung dari India ke Sydney. Juga penerbangan sewaan yang mendarat di Northern Territory.

    Perdana Menteri Scott Morrison, Kamis (22/4), yang berbicara kepada wartawan setelah pertemuan Kabinet Nasional, mengatakan bahwa dia akan mengumumkan dalam 24 jam ke depan ketika pembatasan baru diberlakukan. “Kita berada di tengah pandemi global yang sedang berkecamuk. Dan Australia telah berhasil melewati pandemi ini dengan memiliki pengaturan perbatasan yang sangat efektif,” kata Morrison.

    “Akan terus ada kesempatan bagi mereka untuk kembali dari tempat-tempat seperti India, tetapi dalam keadaan yang sangat terkendali,” ujar dia.

    Australia saat ini mengizinkan sekitar 5.800 warga negara atau penduduk tetap untuk memasuki wilayahnya setiap minggu sebelum dikarantina selama dua minggu di hotel. Tidak jelas berapa banyak dari mereka yang biasanya berangkat dari India setiap minggu.

    Dalam lonjakan besar kasus COVID-19, India mencatat rekor jumlah infeksi harian baru di mana pun di dunia pada Kamis, bahkan melampaui Amerika Serikat pada puncak pandemi tahun lalu.

    Australia akan mengadopsi model yang lebih mirip dengan Inggris, kata Morrison, yang melarang kedatangan jika mereka telah mengunjungi negara mana pun dalam daftar zona merah dari sekitar 40 negara dalam 10 hari terakhir.

    “Meskipun kami tidak mengadopsi daftar itu, itu memberi Anda sedikit gambaran tentang jenis pendekatan yang akan kami upayakan untuk diterapkan dari negara-negara berisiko tinggi itu,” kata Morrison.

    Komentar Morrison muncul ketika dua negara bagian Australia mendesak staf dan tamu di hotel karantina COVID-19 untuk segera diuji dan mengisolasi diri sepenuhnya, meluncurkan penyelidikan terhadap tiga kasus dugaan pelancong yang tertular virus dari penduduk lain.

    Australia menutup perbatasannya bagi non warga negara dan penduduk tetap lebih dari setahun yang lalu untuk mengatasi pandemi, dan pelancong yang datang dari luar negeri diharuskan menjalani karantina di hotel selama dua minggu dengan biaya sendiri. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDitanya Isu Reshuffle, Begini Respons Mendikbud Nadiem Makarim
    Next Article Pertamina tambah stasiun pengisian daya dorong ekosistem EV
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.