Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Cerita Arvilla Delitriana Soal Kerumitan Jembatan Lengkung LRT
    News

    Cerita Arvilla Delitriana Soal Kerumitan Jembatan Lengkung LRT

    January 7, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cerita Arvilla Delitriana Soal Kerumitan Jembatan Lengkung LRT

    Arvilla Delitriana (Foto: BKKP Kemenristek)

    Jakarta, Jurnas.com – Arvilla Delitriana, perancang desain jembatan lengkung panjang (long span) Light Rail Transit (LRT) menceritakan rumitnya proses pembuatan jembatan lengkung, yang melintas di atas perempatan Kuningan, Jakarta Selatan.

    Selain harus melintas di atas jalan layang (flyover), jalan tol, dan jalan bawah tanah (underpass) yang bertumpuk di perempatan Kuningan, ahli teknik sipil asal Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga harus memeras otak untuk memastikan kemiringannya.

    “Kalau LRT tidak bisa terlalu naik atau terlau turun karena dia punya kemiringan yang per mil tidak persen lagi. Kemudian tidak boleh terlalu belok kanan yang paling penting kekakuannya,” kata Delitriana atau yang akrab disapa Dina, pada Senin (6/1) di Jakarta.

    Rel LRT yang berada di atas jembatan lengkung itu pula, lanjut Dina, tidak boleh fleksibel. Sebab ada ketentuan antara rel dan roda LRT tidak boleh sampai lepas.

    “Ada ketentuan defleksi itu seberapa. Aturan-aturan itu yang beda sama kendaraan,” jelas dia.

    Baca juga.. :

    • Proyek LRT dan Pedestrian Sumbat Saluran Air di Jakarta
    • Inilah Penyebab Minimnya Hasil Inovasi di Indonesia
    • Pemerintah Dorong UMKM Harus Berbasis Teknologi dan Inovasi

    Secara pembiayaan (cost), Dina menyebut jembatan lengkung ini mengeluarkan biaya relatif lebih murah, dibandingkan bila developer harus membuat tiang pondasi di tengah flyover.

    “Karena ada fondasi di bawah fly over sehingga harga fondasi dan struk dan sebagainya jadi lebih sulit itu menjadikan desain yang kami ajukan bisa lebih murah dan lebih optimum,” kata Dina.

    Sementara Menteri Riset danTeknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro menyebut desain Dina membuktikan bahwa Indonesia masih mampu melakukan inovasi di tengah urgensi pembangunan infrastruktur.

    Dia mengatakan, bentangan LRT sepanjang 148 meter tersebut merupakan yang terpanjang di Indonesia, meski sempat diragukan oleh konsultan Jepang selaku supervisor proyek yang dipegang oleh PT Adhikarya ini.

    Menteri Bambang menyampaikan, inovasi ini mengalahkan tiga metode konstruksi bentang panjang yang diusulkan oleh perancang dari Perancis. Ketiga metode itu dianggap sulit karena harus menambah tiang penyangga di tengah jembatan.

    “Problem-nya adalah menjadi tidak murah ketika melihat kondisi lapangan. Jadi secara desain mungkin bisa lebih murah,” tutur Menteri Bambang.

    “Tapi melihat kondisi lapangan itu adalah perempatan yang selain jalan arterinya, Gatsu (Gatot Subroto), ada jalan tol layang, di samping ada fly over kedua sisi. Jadi artinya begitu rumit di situ dan lalu lintasnya ramai,” tandas dia.

    TAGS : Arvilla Delitriana Jembatan Lengkung LRT Long Span Menristek Bambang Brodjonegoro

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65188/Cerita-Arvilla-Delitriana-Soal-Kerumitan-Jembatan-Lengkung-LRT/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleForum Wartawan Koperasi Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
    Next Article Diancam Balas Dendam, AS Siap Duduk Bersama Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.