Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»China Yakin Pandemi COVID-19 Segera Berakhir
    International

    China Yakin Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

    January 31, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    China Yakin Pandemi COVID-19 Segera Berakhir 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    China Yakin Pandemi COVID-19 Segera Berakhir 2
    Sejumlah warga berusia lanjut melakukan aktivitas di luar rumah dengan bermain mahjong di Taman Panjiayuan, Kota Beijing, China, Kamis (12/1/2023), seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan antipandemi COVID-19. (BP/Ant)

    BEIJING, BALIPOST.com – Pandemi COVID-19 segera berakhir menjadi keyakinan Otoritas kesehatan China. Hal itu seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.

    Setelah melalui penanganan pasien rawat jalan dan rawat inap, kematian menurun hingga level terendah pada akhir Januari 2023, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) dalam jurnal yang dipantau di Beijing, dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (31/1).

    Puncak gelombang terakhir COVID di negara itu terjadi pada akhir Desember 2022. CCDC lebih spesifik menyebutkan bahwa kasus positif berdasarkan hasil tes PCR mencapai rekor tertinggi pada 25 Desember hingga 29,2 persen, sedangkan berdasarkan tes cepat antigen pada 22 Desember mencapai 21,3 persen.

    Kasus positif pada akhir Januari, baik tes PCR maupun tes antige, menurun hingga level enam persen. Jumlah kunjungan ke klinik demam di China, baik di perkotaan maupun perdesaan, pada akhir Januari menurun 90 persen dibandingkan dengan puncak kunjungan pada akhir Desember.

    Kasus parah pasien COVID yang dirawat di rumah sakit puncaknya terjadi pada 5 Januari dengan 127.594 kasus, namun terus menurun hingga 23 Januari menjadi 35.694 kasus.

    Jumlah kematian akibat COVID mengalami puncaknya pada 4 Januari dengan 4.273 kasus, yang kemudian terus menurun pada 23 Januari menjadi 896 kasus.

    CCDC juga menganalisis bahwa Omicron subvarian BF.7 dan BA.5.2 merupakan varian yang paling dominan selama gelombang terakhir COVID. Tidak ada mutasi baru yang diidentifikasi oleh CCDC selama gelombang tersebut merebak. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePresiden Joko Widodo Panggil Direktur Perum Bulog
    Next Article KPK Rekrut Belasan Penyidik Polri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.