Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dalam 2 Bulan Ini, Menkeu Sebut Masih Ada Seribuan Triliun Harus Dibelanjakan
    News

    Dalam 2 Bulan Ini, Menkeu Sebut Masih Ada Seribuan Triliun Harus Dibelanjakan

    October 28, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dalam 2 Bulan Ini, Menkeu Sebut Masih Ada Seribuan Triliun Harus Dibelanjakan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dalam 2 Bulan Ini, Menkeu Sebut Masih Ada Seribuan Triliun Harus Dibelanjakan 2
    Sri Mulyani. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan masih ada dana sekitar Rp1.200 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 yang harus dibelanjakan. Ini, harus dieksekusi dalam dua bulan pada akhir tahun ini.

    Adapun dana tersebut berasal dari sisa belanja negara yang belum terserap selama Januari hingga September 2022. Untuk diketahui dalam periode tersebut, telah terserap dana senilai Rp1.913,9 triliun atau 61,6 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp3.106,4 triliun.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, ia membeberkan seluruh dana yang harus dibelanjakan tersebut tersebar di seluruh kementerian, lembaga, maupun daerah. Selain belanja negara di tahun ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun sudah mengalokasikan dana untuk APBN tahun 2023, dengan asumsi yang juga telah ditetapkan, namun dunia bergerak secara luar biasa sehingga asumsi makro dalam APBN pun tidak bisa sesuai dengan yang telah direncanakan.

    “Jadi selama pandemi ini kita belajar sangat banyak, APBN dibuat fleksibel dan responsif karena memang begitu banyak kejutan dan perubahan yang terjadi,” tuturnya.

    Menkeu menyampaikan kejutan tersebut berasal dari pandemi COVID-19 yang masih ada hingga saat ini dan terus berubah siap maupun tidak siap. Kejutan lainnya juga datang dari kondisi geopolitik yang terjadi saat ini terutama dari konflik Rusia dan Ukraina, serta perubahan iklim yang menyebabkan bencana di berbagai negara. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMember MNL48 dari Filipina Mengaku Suka Makanan Indonesia
    Next Article Pebisnis Transpuan Thailand Akuisisi Miss Universe Organization
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.