Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dari Proses Hukum Tetap Jalan hingga WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK
    News

    Dari Proses Hukum Tetap Jalan hingga WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK

    April 19, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dari Proses Hukum Tetap Jalan hingga WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dari Proses Hukum Tetap Jalan hingga WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK 2
    Suasana pertemuan di Gedung Lapangan Tembak Kesatrian Kopassus Cijantung, Jakarta Selatan pada Sabtu malam (17/4). (BP/Istimewa)
    Dari Proses Hukum Tetap Jalan hingga WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK 3

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Minggu (18/4), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

    1. Soal Ucapan DMD Diduga Nistakan Hindu, Dirjen Bimas Hindu Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

    JAKARTA, BALIPOST.com – Desak Made Darmawati (DMD) menyampaikan permohonan maaf soal ucapannya dalam video yang viral karena diduga menistakan Hindu. Permohonan maaf disampaikan DMD dalam pertemuan dengan Dirjen Bimas Hindu, PHDI Pusat dan stakeholders Hindu lainnya, Sabtu (17/4) malam di Gedung Lapangan Tembak Kesatrian Kopassus Cijantung, Jakarta Selatan.

    Meski sudah meminta maaf, Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto dan Ketua PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn). Wisnu Bawa Tenaya kompak menyatakan proses hukum tetap harus berjalan. Mereka menyatakan menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh Darmawati.

    Selengkapnya baca di sini

    2. Aktivitas Ashram Ini Dihentikan Desa Adat Kesiman

    DENPASAR, BALIPOST.com – Desa Adat Kesiman melakukan penghentian aktivitas Ashram yang dinilai tak sesuai dengan adat, tradisi, seni dan budaya, serta kearifan lokal dresta Bali. Penghentian aktivitas Ashram Krisna Balaram di Jalan Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur, dilakukan Minggu (18/4).

    Dihentikannya aktivitas Ashram Krisna Balaram ini dilakukan Prajuru Desa Adat Kesiman yang melibatkan pecalang desa adat setempat. Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, didampingi prajuru Desa Adat Kesiman mengatakan penutupan atau pelarangan aktivitas Hare Krisna (HK) di Ashram Krisna Balaram karena melakukan aktivitas non-dresta Bali, di wewidangan (wilayah) Desa Adat Kesiman.

    Selengkapnya baca di sini

    3. Soal Ucapan Diduga Menista Hindu, DMD Minta Maaf

    JAKARTA, BALIPOST.com – Sebuah video seorang dosen, Desak Made Darmawati (DMD), viral dan menuai reaksi umat Hindu karena dinilai melecehkan Hindu. Untuk menyelesaikan persoalan ini, atas arahan Menteri Koordinator PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Muhadjir Effendy dan Menteri Agama RI, H. Yaqut Cholil, Ditjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto bersama PHDI Pusat menggelar pertemuan dengan DMD.

    Pertemuan digelar di Gedung Lapangan Tembak kesatrian Kopassus Cijantung, Jakarta Selatan pada Sabtu malam (17/4). Dalam pertemuan tersebut, Darmawati memohon maaf atas ucapannya dalam video yang viral dan menyinggung perasaan umat Hindu.

    Selengkapnya baca di sini

    4. WN Rusia Curi Helm Viral di Medsos, Ngaku Melakukannya Karena ini

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus pencurian helm oleh warga negara asing (WNA) viral di media sosial. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menemukan pelaku, Ivan Kashtaev (25) asal Rusia, Sabtu (17/4).

    Selanjutnya pelaku yang mengaku takut kena karma ini langsung mengembalikan helm tersebut dan minta maaf kepada korban. Kejadiannya di areal parkir sebuah villa di Banjar Pengembungan, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Jumat (16/4).

    Selengkapnya baca di sini

    5. WNA Pukul Hingga Todongkan Pistol ke PSK Akhirnya Ditangkap

    DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus penganiayaan dilakukan warga negara asing (WNA), David (44) asal Swedia terhadap pekerja seks komersial (PSK) berinisial AP (29). Peristiwanya terjadi di Jalan Sekuta, Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Senin (22/3/2021).

    Korban dipukul, dicekik hingga ditodongkan pistol. “Pelaku kami tangkap dua hari lalu (Jumat) dan langsung ditahan,” kata Kanitreskim Polsek Densel AKP Hadimastika, Minggu (18/4).

    Selengkapnya baca di sini

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePandemi Hantam Bisnis Waralaba di Indonesia, Belasan Persen Gerai Tutup
    Next Article Tak Lagi Bisa Andalkan Pariwisata, Ini Cara Badung Bertahan di Tengah Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.