Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dari Survei Elektabilitas Capres hingga Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402
    News

    Dari Survei Elektabilitas Capres hingga Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402

    May 2, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dari Survei Elektabilitas Capres hingga Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dari Survei Elektabilitas Capres hingga Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402 2
    Ilustrasi Pemilu. (BP/dokumen)
    Dari Survei Elektabilitas Capres hingga Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402 3

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Sabtu (1/5), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

    1. Survei Elektabilitas Capres, Prabowo Tak Lagi Jadi Nomor Satu

    JAKARTA, BALIPOST.com – Dalam berbagai survei elektabilitas calon presiden untuk Pilpres 2024, Prabowo Subianto selalu berada di nomor satu. Keterpilihan Prabowo yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan itu mengungguli calon-calon lainnya yang masuk bursa.

    Namun, dalam survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research and Consulting, posisi Prabowo dikalahkan Ganjar Pranowo. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah ini, dikutip dari Kantor Berita Antara, dalam tiga bulan terakhir semakin unggul.

    Selengkapnya baca di sini

    2. Ini, Jadwal Datangnya Kapal AL China yang Bantu Evakuasi KRI Nanggala-402

    JAKARTA, BALIPOST.com – Angkatan Laut China (People Liberation Army Navy/PLA Navy) akan membantu evakuasi kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal yang dikerahkan pemerintah China sebanyak tiga unit kapal salvage untuk membantu mengangkat kapal KRI Nangala-402 yang berada di dasar laut.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), Sabtu (1/5) menyebutkan, bantuan Angkatan Laut China kepada Indonesia ini berawal tawaran Duta Besar China untuk Indonesia kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Berkaitan bantuan kemanusiaan pihak China dalam penanganan KRI Nanggala-402 berupa kapal salvage.

    Selengkapnya baca di sini

    3. Hampir 70 Persen Kasus COVID-19 Baru Ada di 3 Zona Orange Ini

    DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus COVID-19 baru yang dilaporkan Bali pada Sabtu (1/5), mencapai 142 orang. Penularannya, transmisi lokal sebanyak 124 orang, pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) 17 orang, dan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) 1 orang.

    Kumulatif kasus yang ditangani Bali setelah hampir 14 bulan dilanda pandemi COVID-19 mencapai 44.813 orang. Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, jenis penularannya didominasi transmisi lokal 41.782 orang. Disusul PPDN 2.677 orang dan PPLN sebanyak 354 orang.

    Selengkapnya baca di sini

    4. Cegah Paham Radikal di Papua Barat, Pangdam Cantiasa akan Lakukan Ini

    JAKARTA, BALIPOST.com – Mencegah penyebaran paham-paham ekstrim dan radikal di Papua Barat, Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan berkomitmen membuka komunikasi bersama tokoh-tokoh masyarakat di Papua Barat. Ia pun meminta semua pihak mewaspadai ancaman ini.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Sabtu (1/5), Cantiasa mengatakan bahwa seluruh kelompok masyarakat harus mewaspadai adanya ancaman paham radikal dan separatis yang kerap menyasar generasi muda. Terkait itu, ia berpendapat tokoh-tokoh masyarakat memiliki peran penting mencegah paham-paham tersebut disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Selengkapnya baca di sini

    5. Berkomentar Tak Senonoh dan Asusila Soal Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Pelaku Ditahan

    KENDARI, BALIPOST.com – Seorang pria, Muhammad Jisrah Rahman ditahan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara. Ia ditahan karena memberi komentar tak senonoh di media sosial Facebook soal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan laut utara Bali.

    Kasubdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Sultra Kompol Muhammad Fahroni mengatakan tersangka resmi ditahan sejak Jumat (30/4). Ini setelah, pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

    Selengkapnya baca di sini

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetahui Nasib 12 Zodiak Sepanjang Bulan Mei, Apakah Anda Beruntung?
    Next Article Cara Baru Asah Motorik Kreativitas Anak Pakai Bantal dan Sofa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.