Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Demi Keamanan Bersama, Masyarakat Diminta Beraktivitas Gunakan PeduliLindungi
    News

    Demi Keamanan Bersama, Masyarakat Diminta Beraktivitas Gunakan PeduliLindungi

    September 6, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Demi Keamanan Bersama, Masyarakat Diminta Beraktivitas Gunakan PeduliLindungi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Demi Keamanan Bersama, Masyarakat Diminta Beraktivitas Gunakan PeduliLindungi 2
    Luhut B. Pandjaitan. (BP/iah)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, Senin (6/9), mengatakan masih banyak kafe dan restoran yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Padahal, penggunaan aplikasi ini untuk keamanan bersama.

    Dalam keterangan pers yang disampaikan virtual di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Luhut mengutarakan bahwa Presiden Joko Widodo menekankan bahwa penyakit COVID-19 tidak akan hilang dalam waktu yang singkat. Untuk itu, perlu menyiapkan diri hidup bersama COVID-19, karena pandemi akan berubah ke endemi.

    Tiga strategi pengendalian, kata Luhut, akan menjadi kunci utama dari transisi kehidupan ketika COVID-19 menjadi endemi. Ketiga strategi itu adalah peningkatan jangkauan vaksinasi yang cepat, 3 T (tracing, testing, dan treatment) yang baik, dan kepatuhan prokes 3 M (mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan) yang tinggi. “Sistem PeduliLindungi yang kita gunakan saat ini akan menjadi integrator utama dari 3 strategi tersebut sehingga bisa meminimalkan penularan COVID-19 ketika kita membuka kembali aktivitas masyarakat secara bertahap,” ujarnya.

    Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sesuai instruksi. Dalam satu minggu terakhir, ungkap Luhut, pihaknya menemukan banyak pelanggaran. Pemerintah akan mengambil langkah persuasif dalam penegakan aturan terlebih dulu. Jika langkah persuasif diabaikan, pemerintah akan mengambil langkah tegas.

    Terkait keamanan data dalam PeduliLindungi, Luhut mengatakan pemerintah menjamin keamanannya. Saat ini penyimpanan data dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan penanganan keamanan data dibantu Badan Siber Nasional (BSN). “Pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah perbaikan agar kelancaran penggunaan PeduliLindungi semakin baik,” tegasnya.

    Per 5 September, total masyarakat yang melakukan skrining menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor, seperti pusat perbelanjaan, industri, olah raga, dan lainnya telah mencapai hampir 21 juta orang. Dari 21 juta orang itu, 761 ribu orang masuk kategori merah, tidak diperkenankan masuk melakukan aktivitas oleh sistem.

    Terdapat juga 1.603 orang dengan status positif COVID-19 dan kontak erat mencoba melakukan aktivitas di ruang publik. “Ke depan, pemerintah akan menindak orang yang masuk dalam kriteria hitam PeduliLindungi yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik dengan membawa mereka ke isolasi terpusat. Hal ini dilakukan untuk sama-sama menjaga dan melindungi kita semua, karena kalau tidak, mereka akan membangun kluster baru lagi di berbagai tempat atau di keluarganya sendiri,” jelasnya.

    Karena itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat beraktivitas di tempat yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi sehingga dapat mengurangi risiko tertular COVID-19. Ia kembali mengingatkan meskipun indikator transmisi mengalami perbaikan, namun indikator respons kesehatan pada banyak wilayah kabupaten/kota masih belum memenuhi target yang ingin dicapai. “Fokus ini lah yang menjadi target pemerintah dalam beberapa minggu ke depan. Presiden meminta kami, memerintahkan kami untuk melakukan ini semua dengan cermat,” papar Luhut yang merupakan Koordinator PPKM Jawa-Bali ini.

    Dicontohkan, pelacakan kontak erat meski sudah mengalami peningkatan rasio dari 3,37 di awal Agustus menjadi 7,89 per 5 September, namun di banyak daerah kontak eratnya masih di bawah 5. Sehingga menghambat daerah tersebut menjadi turun level. “Ini penting sekali, kami memang berharap sampai rata-rata 10 kontak erat dalam 2-3 minggu ke depan,” sebutnya lagi. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKomisi IV DPR RI Apresiasi Percepatan Pembangunan Pertanian di Papua
    Next Article BRI Raih IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.