Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Demokrat Beberkan Bukti Baru untuk Lengserkan Trump
    News

    Demokrat Beberkan Bukti Baru untuk Lengserkan Trump

    January 15, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Demokrat Beberkan Bukti Baru untuk Lengserkan Trump

    Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan No More Trump di Caracas pada 31 Agustus 2019. (Foto via Presstv)

    Washington, Jurnas.com – Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS), membeberkan sejumlah dokumen terbaru sebagai bahan pemakzulan Presiden Donald Trump dalam persidangan Senat AS.

    Dokumen yang diperoleh dari Lev Parnas, rekan dekat pengacara pribadi Presiden Donald Trump Rudy Giuliani tersebut, menguatkan tuduhan Demokrat bahwa Trump menekan Ukraina supaya menyelidiki Demokrat saat menahan bantuan militer ke negara itu.

    Materi menunjukkan bahwa Parnas terus berkomunikasi dengan Giuliani, dan juga pejabat Ukraina saat ia bekerja sebagai perantara.

    Dokumen-dokumen tersebut di antaranya berbentuk tangkapan layar (screenshot) surat, yang sebelumnya tidak diungkapkan dari Giuliani kepada Presiden Ukraina Volodymir Zelenskiy sebelum ia menjabat.

    Dalam surat itu, Giuliani mengumumkan dirinya sebagai pengacara pribadi Trump dan meminta pertemuan dengan Zelenskiy “sebagai penasihat pribadi untuk Presiden Trump dan dengan pengetahuan dan persetujuannya.”

    Baca juga.. :

    • Senator AS Klaim Suara Mayoritas untuk Cegah Agresi Trump
    • Presiden Moon: Korea Utara Tetap Terbuka Dialog dengan AS
    • Pangkalan AS di Irak Rusak Parah Pasca Dihantam Rudal Iran

    Dokumen yang terdiri dari catatan telepon, teks, dan flash drive diberikan oleh Parnas, dikirim ke Komite Kehakiman DPR oleh tiga komite DPR lainnya.

    “Untuk dimasukkan sebagai bagian dari catatan resmi yang akan dikirim ke Senat bersama dengan Artikel Pemakzulan,” menurut pernyataan yang dikutip oleh Associated Press pada Rabu (151/). Beberapa materi dapat diakses oleh publik, sementara lainnya sensitif.

    Dalam sebuah pernyataan, empat ketua komite DPR mengatakan bahwa mereka telah melanjutkan penyelidikan, sehingga pengusung pemakzulan di DPR “dapat memberikan kepada Senat catatan faktual paling lengkap”, sebelum persidangan pemakzulan.

    “Kami terus mengumpulkan bukti tambahan yang relevan dengan tuduhan presiden telah menyalahgunakan kekuasaannya dengan menekan Ukraina ikut campur dalam pemilihan 2020, demi keuntungan presiden,” tulis Ketua Komite Intelijen DPR Adam Schiff, Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR Eliot Engel, Ketua Komite Pengawasan dan Reformasi DPR Carolyn Maloney dan Ketua Komite Peradilan House Jerrold Nadler.

    Parnas dan mitra bisnisnya, Igor Fruman, merupakan warga AS yang beremigrasi dari bekas blok Soviet. Keduanya didakwa tahun lalu atas tuduhan konspirasi, membuat pernyataan palsu dan memalsukan catatan.

    Jaksa menuduh mereka menerima sumbangan kampanye berlebihan untuk Partai Republik, setelah mendapatkan jutaan dolar dari Rusia.

    Di antara dokumen yang dirilis oleh DPR ialah tulisan tangan pada selembar kertas di Ritz-Carlton Hotel, Wina yang bertuliskan, “Minta Zalensky agar kasus Biden akan diselidiki.”

    Dalam sebuah panggilan Juli lalu, Trump juga meminta Zelenskiy untuk menyelidiki saingan politiknya asal Demokrat, Joe Biden, dan putranya Hunter Biden yang bertugas di sebuah perusahaan gas yang berbasis di Ukraina.

    Beberapa dokumen lainnya menunjukkan bahwa Parnas berkomunikasi dengan Giuliani dan pengacara lain, Victoria Toensing, tentang pemindahan Marie Yovanovitch, yang merupakan duta besar AS untuk Ukraina.

    Kepindahannya, didorong oleh Trump, berada di pusat penyelidikan Demokrat. Yovanovitch bersaksi dalam sidang pemakzulan DPR dan mengatakan dia adalah korban dari kampanye kotor.


    TAGS : Partai Demokrat DPR AS Pemakzulan Donald Trump

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65707/Demokrat-Beberkan-Bukti-Baru-untuk-Lengserkan-Trump/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSempat Dilarang, IranAir Kini Boleh Terbang ke Roma
    Next Article Akhirnya Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditahan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.