Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Di Depan Jokowi, Ketum PBNU Minta Kementerian Khusus Pesantren
    News

    Di Depan Jokowi, Ketum PBNU Minta Kementerian Khusus Pesantren

    November 23, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Di Depan Jokowi, Ketum PBNU Minta Kementerian Khusus Pesantren 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Di Depan Jokowi, Ketum PBNU Minta Kementerian Khusus Pesantren

    Ketua PBNU Kyai Said Agil Siroj (lima dari kanan) dalam Pembukaan Munas dan Konbes NU di Mataram

    Mataram – Ada permintaan khusus dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Agil Siroj kepada Presiden Jokowi, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU, di Mataram, Kamis (23/11).

    Kyai Said, dalam sambutannya, mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia memiliki kementerian yang khusus mengurusi tentang pesantren. Apalagi jumlah pesantren di Indonesia sudah berada di angka 27.000.

    “Pak Presiden, banyak kyai yang titip omongan kepada saya, sudah saatnya Indonesia mempunyai menteri di bidang pesantren. Setuju?” kata Kyai Said dan dibalas oleh seruan setuju dari para hadirin.

    “Karena jumlah pesantren yang lebih dari 25 ribu itu, tidak dianggap sebagai lembaga pendidikan. tidak pernah dapat raskin, BOS, ataupun slot APBN dan APBD. Tidak ada,” sambungnya.

    Said berkelakar pesantren baru diperhatikan menjelang pelaksanaan Pilkada atau Pilpres. Namun setelah itu, dilupakan sama sekali.

    “Itulah bedanya antara Pilkada dan Pil KB. Kalau Pilkada setelah berhasil, lupa. Kalau Pil KB setelah lupa, berhasil,” gurau Kyai Said.

    Menurut Kyai Said, pesantren layak diperhatikan. Sebab, sejak zaman perjuangan, santri merupakan salah satu elemen kekuatan bangsa dalam mengusir penjajah. Maka tidak heran, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, bukanlah sebatas euforia belaka.

    TAGS : Munas Ulama Konbes NU Jokowi Said Agil

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25227/Di-Depan-Jokowi-Ketum-PBNU-Minta-Kementerian-Khusus-Pesantren/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article"Masuk ke Pesantren NU Suasananya Dingin dan Sejuk, Kenapa?"
    Next Article Jokowi Tunggu Hasil Munas dan Konbes NU
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.