Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Di Sukajaya, Bilik Sempit Pengungsian Diisi hingga 10 Orang
    News

    Di Sukajaya, Bilik Sempit Pengungsian Diisi hingga 10 Orang

    January 20, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Di Sukajaya, Bilik Sempit Pengungsian Diisi hingga 10 Orang

    Hasma di bilik sempit yang dia tempati selama tinggal di pengungsian di Desa Cipugur, Kecamatan Sukajaya, Bogor (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Ada pemandangan miris yang tampak di Desa Cipugur, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, yang menjadi tempat pengungsian korban banjir dan tanah longsor Kampung Rancanangka, Desa Cileuksa, Bogor.

    Selain dipaksa hidup bergantung pada bantuan karena tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, mereka juga harus tinggal di bilik-bilik sempit berukuran sekitar 2×3 meter.

    Nahasnya lagi, bilik sempit tersebut diisi hingga 10 orang pengungsi. Walhasil, saban malam mereka harus tidur berdesak-desakan.

    “Saya satu bilik diisi tiga KK, jumlahnya 10 orang. Tidurnya gimana? Ya numpuk di sana. Tidak bisa tengkurep atau gerak ke mana-mana,” ungkap Hasma, yang sudah tinggal di pengungsian selama 17 hari terakhir.

    Hasma menuturkan, duka tinggal di bilik sempit itu ialah merasa kedinginan setiap malam, dan panas saat siang. Belum lagi kalau hujan, terpal yang menjadi atap pengungsian kerap kali merembes ke dalam.

    Baca juga.. :

    • Tommy Kurniawan Terjun Langsung Bantu Korban Longsor di Desa Sukajaya
    • Jokowi Kirim 6.000 Paket Sembako ke Sukajaya
    • Pejabat Nigeria Eksploitasi Perempuan Korban Boko Haram

    “Makanya kalau siang kami mau tidak mau ngungsi ke rumah warga,” lanjut dia.

    Selain mengeluhkan bilik yang teramat sempit, Hasma dan pengungsi lainnya juga mengalami kesulitan air bersih. Kendati hujan, mereka sulit mendapatkan air untuk mandi.

    “Ada air itu pun untuk masak doang. Tapi kalau hujan tidak air buat mandi,” ujar dia.

    Setidaknya 222 KK (kepala keluarga) menghuni pengungsian di Desa Cipugur, Bogor. Haji Ope, koordinator pengungsi Desa Cileuksa mengatakan, hingga saat ini para pengungsi masih membutuhkan bantuan beras, penerangan, dan air bersih.

    “Kalau anak sekolah itu butuh tas, buku, pulpen. Itu yang paling penting,” tandas Haji Ope.

    TAGS : Bilik Sempit Banjir Bogor Sukajaya Pengungsian

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65978/Di-Sukajaya-Bilik-Sempit-Pengungsian-Diisi-hingga-10-Orang/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKonferensi Libya di Berlin Setujui Gencatan dan Embargo Senjata
    Next Article Pemerintah Segera Bangun Pelabuhan Khusus Logistik di Waikelambu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.