Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Diduga Terlibat Kudeta, Turki Hukum Mati 104 Tentara
    News

    Diduga Terlibat Kudeta, Turki Hukum Mati 104 Tentara

    May 22, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Diduga Terlibat Kudeta, Turki Hukum Mati 104 Tentara

    Presiden Turki Tayyip Erdogan (Foto: Gulftoday)

    Ankara – Pengadilan Turki secara resmi menjatauhan hukuman penjara seumur hidup kepada 104 staf militer dan pegawai yang tersangka keterlibatan dalam kudeta yang gagal Juli 2016.

    Secara keseluruhan, sekira 280 staf militer yang diadili atas kudeta tersebut. Di antara yang dihukum seumur hidup adalah mantan kepala angkatan udara staf letnan jenderal Hasan Huseyin Demiraslan dan mantan komandan pasukan angkatan laut Aegea, jenderal besar Memduh Hakbilen.



    Pengadilan memberi 21 tersangka hukuman penjara 20 tahun karena “membantu pembunuhan presiden” sementara 31 diberi hukuman antara tujuh tahun dan enam bulan dan 10 tahun dan enam bulan karena menjadi anggota kelompok “teror” bersenjata, agensi ditambahkan.

    Seperti diketahui, ada dugaan komplotan untuk membunuh Presiden Recep Tayyip Erdogan pada malam kudeta kala ia sedang berlibur di resor Aegean Marmaris bersama keluarganya. Beruntung, ia diselamatnya 15 menit sebelum dibunuh.

    Baca juga :

    • Anwar Gargash: Wajar Jika Iran Dibuat Menderita
    • AS Ancam Iran Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah
    • AS Tetap Jadi Produsen Hidrokarbon Terbesar pada 2017

    Upaya kudeta itu menewaskan lebih dari 240 orang, menurut kepresidenan Turki, tidak termasuk kudeta. Lebih dari 2.000 orang terluka dalam insiden itu.

    Ankara menuduh pemimpin agama Muslim Amerika Serikat (AS), Fethullah Gulen memerintahkan kudeta yang gagal tersebut. Meski begitu, ia menyangkal tuduhan itu.

    Otoritas Turki mengatakan gerakan Gulen adalah sebuah organisasi “teroris”. Ia mengklaim anggotanya telah menjalankan “sebuah negara paralel” dalam birokrasi sipil dan militer dan mengikuti agenda mereka sendiri.

    Setelah upaya kudeta, puluhan ribu orang dipenjarakan dan para pegawai dipecat atau ditunda karena diduga terkait dengan pejuang Gulen atau Kurdi yang dilarang di bawah keadaan darurat yang diberlakukan pada Juli 2016.

    Turki mendapat kecaman keras dari sekutu Barat dan aktivisnya atas skala penindasan dan panggilan berulang-ulang untuk keadaan darurat akan segera berakhir.

    TAGS : kudeta Turki Amerika Serikat Fethullah Gulen

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/34899/Diduga-Terlibat-Kudeta-Turki-Hukum-Mati-104-Tentara/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR: Mendag dengan Mentan Ngapain Saja?
    Next Article MUI: Tak Usah Perpanjang Polemik 200 Mubalig
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.