Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Diembargo, Segini Jumlah Vaksin COVID-19 Tak Pasti Jadwal Kedatangannya
    News

    Diembargo, Segini Jumlah Vaksin COVID-19 Tak Pasti Jadwal Kedatangannya

    April 8, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Diembargo, Segini Jumlah Vaksin COVID-19 Tak Pasti Jadwal Kedatangannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Diembargo, Segini Jumlah Vaksin COVID-19 Tak Pasti Jadwal Kedatangannya 2
    Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama DPR, di Jakarta, Kamis (8/4). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Embargo sejumlah negara produsen vaksin menyebabkan pengiriman ke Indonesia belum bisa dipastikan. Total ada 100 juta dosis vaksin COVID-19 yang menjadi tidak pasti menyusul adanya kebijakan embargo itu.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa terdapat dua mekanisme mendatangkan vaksin. Yakni pertama, melalui mekanisme multilateral dengan GAVI sebanyak 54 juta dosis secara gratis. Kedua, vaksin Astrazeneca yang didatangkan dengan mekanisme bilateral melalui Bio Farma dan Astrazeneca sebanyak 50 juta.

    “Jadi, ada 100 juta dosis vaksin yang sampai sekarang menjadi agak tidak pasti jadwalnya,” kata Menkes dalam rapat kerja bersama dengan DPR, dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (8/4).

    GAVI adalah sebuah aliansi vaksin internasional yang menyediakan vaksin gratis bagi negara-negara yang memenuhi syarat. “Yang bermasalah pertama kali adalah COVAC/GAVI karena adanya embargo dari India, suplai vaksin Astrazeneca paling besar dari India sehingga mengalami hambatan,” katanya.

    GAVI-COVAX adalah vaksin produksi GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization), yang bekerja sama dengan mitra aliansi United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO).

    Dengan kondisi itu, kata Menkes, GAVI pun merealokasi vaksin. Indonesia yang seharusnya menerima 11 juta vaksin pada Maret-April hanya mendapat 1 juta.

    Sedangkan sisanya ditunda di bulan Mei. “Mereka juga belum bisa memberikan konfirmasi, jadi tidak pasti, itu dua minggu lalu,” katanya.

    Kemudian pada pekan lalu, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa vaksin Astrazeneca dengan mekanisme bilateral pun berubah. “Informasi terakhir yang kami terima dari Astrazeneca, yang tadinya rencananya semuanya dilakukan di 2021, mereka menyampaikan bahwa hanya bisa 20 juta vaksin di 2021 dan diundurkan 30 juta vaksin pada 2022,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Menkes juga menyampaikan bahwa dari 160-an negara di dunia, hanya ada lima negara yang memproduksi vaksinnya sendiri yaitu Amerika Serikat, China, India, Inggris, dan Rusia. “Beberapa negara ini menerapkan kebijakan untuk tidak mengeluarkan vaksin yang diproduksi di negaranya. Jadi kalau kita lihat sebenarnya yang rebutan vaksin adalah semua negara dikurangi 5 negara itu,” demikian Budi Gunadi Sadikin. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGubernur NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat
    Next Article Kembangkan Pembiayaan Mikro, BSB Gandeng Amal Usaha Muhammadiyah di Yogyakarta – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.