Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dikritisi Masyarakat, Kemendikbud Diminta Cepat Revisi Kamus Sejarah
    News

    Dikritisi Masyarakat, Kemendikbud Diminta Cepat Revisi Kamus Sejarah

    April 23, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dikritisi Masyarakat, Kemendikbud Diminta Cepat Revisi Kamus Sejarah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) PBNU, Arifin Junaidi meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid untuk segera menyusun kerangka kerja revisi Kamus Sejarah Indonesia yang sempat menjadi polemik.

    “Tunjukkan Kemendikbud serius untuk merevisi buku yang menuai kontroversi tersebut secepatnya,” ungkap dia, Jumat (23/4).

    Untuk menghindari terulangnya kesalahan serupa, Arifin menyarankan agar terlebih dulu ditetapkan tujuan penulisan buku dan kriteria-kriteria. “Mendikbud Nadiem sudah mengakui banyak bolong-bolong dalam buku tersebut. Jangan sampai lagi terjadi ini masuk itu tidak (ada yang masuk kamus dan tidak),” tegasnya.

    Arifin yang akan tergabung dalam tim revisi buku tersebut mengatakan, saat ini sudah beredar sinisme masyarakat, yakni permintaan maaf Mendikbud Nadiem Makarim tidak akan ada tindak lanjut.

    Berdasarkan hal itu kerja cepat Kemendikbud sangat menentukan. Terhadap permintaan tersebut, Hilmar pun menyatakan kesediaannya untuk bekerja serius dan cepat. “Kami akan segera menyiapkan kerangka kerja,” tegas dia.

    Arifin melanjutkan, mengungkapkan rencana kerjanya, pertama akan mendengarkan masukan-masukan dari para tokoh dan ahli sejarah NU, dilanjutkan membentuk tim intern NU. Tim tersebut nantinya akan memberikan masukan-masukan kepada tim yang dibentuk kemendikbud.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Larang Sementara Penerbangan Penumpang dari India
    Next Article Pemerintah Batasi Penerbangan dari India
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.