Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dilanda Pandemi Covid, Pengguna Internet di Indonesia Melonjak Tajam
    News

    Dilanda Pandemi Covid, Pengguna Internet di Indonesia Melonjak Tajam

    November 9, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dilanda Pandemi Covid, Pengguna Internet di Indonesia Melonjak Tajam 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil survei penetrasi pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan hasil survei penetrasi pengguna internet Indonesia 2019–2020 (Q2), total pengguna internet Indonesia saat ini mencapai 196,7 juta pengguna dengan penetrasi 73,3 persen dari total populasi Indonesia sekitar 266,9 juta.

    Jika dibandingkan dengan hasil survei 2018 lalu, jumlah pengguna internet tersebut meningkat signifikan. Hasil survei 2018 lalu dimana APJII terakhir merilis data pertumbuhan pengguna internet mencapai 171,1 juta pengguna internet dengan penetrasi 64,8 persen.

    ’’Penetrasi pengguna internet di Indonesia naik 8,9 persen atau 25,5 juta pengguna dibandingkan dengan hasil survei tahun 2018,” papar Sekjen APJII Henri Kasyfi Soemartono dalam paparan hasil survei penetrasi pengguna internet Indonesia 2019 – 2020 (Q2), Senin (9/11).

    Sementara untuk kontribusi penetrasi internet per wilayah dari total penetrasi 73,3 persen, wilayah Sumatera memberi kontribusi 22,1 persen. Wilayah Jawa memberikan kontribusi 56,4 persen dan Bali serta Nusa tenggara 5,2 persen, Kalimantan 6,3 persen, Sulawesi 7,0 persen, Maluku dan Papua 3,0 persen.

    Sebagai perbandingan, pada hasil survei 2018 lalu, wilayah Sumatera hanya memberi kontribusi 21,6 persen, Jawa 55,7 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,2 persen, Kalimantan 6,6 persen, Sulawesi 5,2 persen, Maluku dan Papua 10,9 persen.

    ’’Kontribusi Pulau Jawa naik sedikit dari 55,7 persen menjadi 56,4 persen. Ini menggambarkan infrastruktur di Jawa terus berkembang, sehingga secara kontribusi nasional Pulau Jawa tetap memberikan kenaikan. Otomatis jika di Jawa berkembang, maka kontribusi di wilayah lainnya agak sedikit menurun,” papar Henry. (*)

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Rian Alfianto


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGus Muhdlor Kolaborasikan Ritel Modern Sidoarjo untuk UMKM
    Next Article Bahana TCW Pelopor Investasi Berkelanjutan – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.