Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Dilema Tesla dalam pengembangan baterai berbasis besi
    Automotive

    Dilema Tesla dalam pengembangan baterai berbasis besi

    April 7, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dilema Tesla dalam pengembangan baterai berbasis besi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JAKARTA (ANTARA) – Pionir mobil listrik premium Tesla berencana memperluas penggunaan baterai berbasis besi yang lebih murah ke versi truk listrik Semi dan kendaraan listrik yang terjangkau, namun, belum akan dikembangkan secara global mengingat sejumlah kelemahan yang dimiliki.

    Presiden Direktur Tesla, Elon Musk, telah memperjuangkan teknologi baterai lithium iron phosphate (LFP) yang didominasi oleh pemasok China. Bulan Maret lalu dia mengatakan, “sebagian besar pengangkatan berat untuk elektrifikasi akan menjadi sel berbasis besi”, seperti disiarkan Reuters, Jumat.

    Tetapi membuat pemasok China membangun pabrik baterai di Amerika Serikat merupakan tantangan karena ketegangan politik Amerika Serikat-China.

    Baca juga: Tesla tarik truk Semi beberapa bulan setelah pengiriman

    Produsen mobil listrik terbesar di dunia itu dalam makalahnya tentang “Master Plan Part 3” yang dirilis pada Rabu( 5/4)  mengatakan bahwa mereka akan menggunakan baterai LFP untuk truk listrik berat berjarak pendek yang disebutnya “Semi Light”.

    Desember lalu, Tesla mulai mengirimkan truk Semi listriknya dengan jarak tempuh lebih jauh, 500 mil per muatan dengan menggunakan baterai berbasis nikel. Sebelumnya perusahaan itu mengatakan akan meluncurkan versi jangkauan 300 mil.

    Kendaraan listrik kecil yang diusulkan akan menggunakan baterai LFP berkapasitas 53 kilowatt-jam (kWh), dibandingkan 75 kWh untuk Model Y dan Model 3.

    Tesla akan menggunakan baterai LFP di kendaraan kelas menengahnya, Model 3 dan Model Y, namun, saat ini sebagian besar kendaraan Model 3 dan Model Y yang dijual di Amerika Serikat masih menggunakan baterai berbasis nikel.

    Baca juga: Peneliti sebut RCEP jadi peluang pasar kendaraan listrik Indonesia

    Perusahaan otomotif yang berbasis di Palo Alto, California, AS itu akan memangkas biaya perakitan hingga setengahnya pada mobil generasi mendatang, yang akan dibangun di pabriknya di Meksiko dan di tempat lain.

    Elon Musk dan pendukung LFP lainnya mempertimbangkan kelimpahan dan harga besi yang lebih murah sebagai faktor kunci dalam pengembangan sel LFP. Tapi, mengingat berbagai kelemahan yang dimiliki seperti ukurannya yang lebih besar dan lebih berat, dan umumnya menyimpan lebih sedikit energi daripada sel berbasis nikel, sehingga daya jangkau lebih pendek, mereka menahan rencana adopsi sel LFP secara global.

    Padahal di sisi lain, sel LFP cenderung menimbulkan risiko kebakaran yang lebih kecil daripada sel berbasis nikel.

    Tesla saat ini mendapatkan baterai LFP dari China’s Contemporary Amperex Technology Co, yang tidak memiliki pabrik di Amerika Serikat. Pemasok Tesla Korea Selatan, LG Energy Solution, berencana membangun baterai LFP di pabrik Arizona.

    Baca juga: Produksi dan pengiriman Tesla capai rekor baru pada kuartal 1 2023

    Baca juga: Penjualan mobil elektrik global meningkat pada Januari 2023

    Pewarta: Siti Zulaikha
    Editor: Natisha Andarningtyas
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGroundbreaking Pasar Tematik Semarapura, Bupati Suwirta Doakan Gubernur Koster Lanjutkan Pembangunan di Bali
    Next Article Tesla kembali pangkas harga pasar AS sejak Januari
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.