Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Disuruh Kenakan Abaya, Kejuaraan Catur Dunia Arab Dikritik
    News

    Disuruh Kenakan Abaya, Kejuaraan Catur Dunia Arab Dikritik

    December 26, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Disuruh Kenakan Abaya, Kejuaraan Catur Dunia Arab Dikritik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Disuruh Kenakan Abaya, Kejuaraan Catur Dunia Arab Dikritik

    Kejuaraan Catur Dunia di Arab Saudi

    Jakarta – Laga kejuaraan catur dunia yang akan berlangsung di Arab Saudi, mendapat kritikan dan terancam akan diboikot oleh para pecatur putri dunia. Selain karena alasan diplomatik, juga Arab berlakukan pecatur gunakan abaya atau jubah panjang hingga ke kaki yang longgar.

    Imbas diplomatik dikenakan kepada pecatur putri Israel. Alasannya, pecatur negara Yahudi itu tidak ada hubungan diplomatik antar negara sehingga tidak bisa diberikan visa kunjungannya. Tak syak lagi, Federasi Catur Israel akan menuntut ganti rugi keuangannya.

    Padahal banyak pemain catur dunia menganggap, ajang di Arab Saudi ini sebagai bagian dari proses negara kerajaan itu untuk lebih membuka diri kepada dunia luar. Sayangnya, diberlakukan ketentuan Abaya yang wajib dikenakan perempuan di depan umum.

    Kejuaraan bertajuk King Salman World Rapid and Blitz Chess Championship itu menawarkan hadiah US$750.000 atau Rp10 miliar untuk nomor terbuka dan US$250,000 -yang setara dengan Rp3,3 miliar- untuk nomor putri.

    Pecatur Ukraina,  Anna Muzychuk mengatakan walau hadiahnya besar namun dirinya tidak akan main di Riyadh. Dia juga rela Ketidakhadirannya di Riyadh juga bisa membuat dia kehilangan dua gelar juaranya.

    “Mengambil risiko mengenakan abaya sepanjang waktu? Semua ada batasnya dan kerudung di Iran sudah lebih dari cukup,” tulisnya di Facebook.

    Muzychuk juga mmenyatakan dalam pesan Facebook yang diunggahnya pada  23 Desember, “walaupun `merasa perih akan kehilangan gelar, dia akan tetap pada prinsipnya dan tidak ikut kejuaraan itu.”

    Kritik juga disampaikan pecatur putri peringkat tiga dunia, Hikaru Nakamaru. Menurutnya, keputusan menetapkan Arab Saudi sebagai tuan rumah sebagai sesuatu yang mengerikan`.

    TAGS : Kejuaraan Catur Arab Saudi Abaya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26930/Disuruh-Kenakan-Abaya-Kejuaraan-Catur-Dunia-Arab-Dikritik/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSang Mantan Diktator Peru Minta Ampunan Rakyat
    Next Article Teroris Serang Pipa Minyak Libya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.