Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ditolak Nyapres, Pemimpin Oposisi Rusia Banding
    News

    Ditolak Nyapres, Pemimpin Oposisi Rusia Banding

    December 26, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ditolak Nyapres, Pemimpin Oposisi Rusia Banding 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ditolak Nyapres, Pemimpin Oposisi Rusia Banding

    Navalny (Foto: UPI.com)

    Jakarta – Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny mengatakan, dirinya akan mengajukan banding atas keputusan Komisi Pemilu Pusat Rusia (CEC) yang menolak pendatarannya sebagai calon presiden karena dugaaan penggelapan uang. 

    Navalny menghadiri sebuah prosedur pada hari Minggu untuk menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai kandidat presiden Rusia di markas Komisi Pemilu Pusat Rusia di Moskow. 

    Namun keesokan harinya CEC mengatakan bahwa pihaknya menolak permohonan tersebut. Petisi Navalny ditolak oleh 12 anggota CEC satu hari setelah diserahkan.

    “Pertama, seorang warga yang telah dijatuhi hukuman penjara karena melakukan kejahatan berat dan yang memiliki keyakinan yang luar biasa atas kejahatan tersebut, tidak berhak terpilih menjadi presiden federasi Rusia,” anggota CEC Boris Ebzeev mengatakan dalam sebuah laporan CNN.

    Orang-orang Rusia tidak diizinkan untuk mencalonkan diri selama 10 tahun setelah dihukum karena melakukan kejahatan serius.

    Namun Navalny menentang keputusan tersebut dan akan melakukan banding hingga bisa diloloskan sebagai calon presiden.

    “Kami tentu saja akan menantang keputusan ini dimana-mana. Dengan Mahkamah Konstitusi dan dimanapun memungkinkan,” kata Navalny.

    Setelah dihukum pada Februari karena perannya dalam penggelapan oleh pengadilan di Kirov, Novalny mengatakan berencana untuk mencalonkan diri dan memenuhi syarat karena hanya narapidana yang dilarang.

    Navalny diberi hukuman lima tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan 5 bulan sebagai bagian dari kasus penggelapan dari perusahaan kayu Kirovles pada tahun 2013 lalu. 

    Navalny dan saudaranya Oleg juga dihukum karena kecurangan dan pencucian uang Yves Rocher Vostok perusahaan, merek kosmetik dan kecantikan di seluruh dunia, pada  2014. Alexei Navalny menerima hukuman percobaan selama 3 tahun 6 bulan dalam kasus ini.

    “Kejahatan yang diajukan Navalny dengan kasus penggelapan disebut pelanggaran berat, sehingga mencabut hak individu untuk ambil bagian dalam pemilihan selama 10 tahun sejak hukuman dikeluarkan atau dibatalkan,” kata Ebzeyev.

    Pada hari Minggu di dekat Moskow , ribuan orang berkumpul untuk mendukung Navalny. Sebanyak 742 pendukung membawa kartu suara merah kecil di dalam tenda kampanye untuk secara resmi menunjuk Navalny menjadi presiden

    Navalny ingin melawan Presiden Vladimir Putin, yang mengumumkan niatnya untuk melakukan pemilihan ulang – tawaran presiden keempat – sebagai kandidat independen pada konferensi pers tahunannya awal bulan ini.

    Ketika ditanya mengapa Rusia tidak memiliki pemimpin oposisi yang efektif, Putin mengatakan sebagian besar tokoh oposisi saat ini lebih fokus pada “membuat kebisingan” dan bukan cara untuk memberi manfaat bagi negara tersebut.

    Setelah keputusan CEC, Navalny menyerukan pemboikotan pemilihan Maret 2018.

    “Kami mengumumkan pemogokan pemilih,” kata Navalny.

    “Prosedur, dimana kami diundang untuk berpartisipasi bukanlah sebuah pemilihan, hanya melibatkan Putin dan kandidat yang dia pilih sendiri, yang tidak menimbulkan ancaman sekecil apapun kepadanya,” ujar dia.

    TAGS : Rusia Navalny Gerakan Oposisi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26889/Ditolak-Nyapres-Pemimpin-Oposisi-Rusia-Banding/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRibuan Pengunsi Suriah Bergantung pada Turki
    Next Article Badai Tropis Mendekat , Vietnam Evakuasi Jutaan Warga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.