DMDI Sumut Minta Gubsu Tak Perlu Layanani Perdebatan Bupati Tapteng

DMDI Sumut Minta Gubsu Tak Perlu Layanani Perdebatan Bupati Tapteng

Ketua DMDI Sumut H. S.Naldi SE didampingi Sekretaris Suprayitno dan Bendahara Said Idris SE di Medan.

Jakarta, Jurnas.com – Polemik antara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Ahmad Bakhtiar Sibarani yang mencuat beberapa hari terakhir mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Ketua Dunia melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut, S. Naldi menilai, Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani sebagai pemimpin muda di Tapteng harusnya bisa lebih santun dan hormat tidak perlu berlebihan menyikapi pernyataan-pernyataan Gubernur.

Pasalnya, kata Naldi, Gubernur sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah, diamanahkan untuk membina, mengawasi dan mengkoordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota.

“Benar, Gubernur bukan atasan bupati atau walikota, tetapi sebagai perwakilan dari pemerintah pusat, Gubernur ditugasi untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota, sejatinya harus dihormati oleh kepala daerah kabupaten/kota,” ujar Naldi, Sabtu (22/12).

“Jika pun ada pernyataan-pernyataan dari Gubernur, anggaplah itu sebagai kritik dan masukan, intropeksi untuk perbaikan ke depan, bukan merasa paling benar dan paling mantap programnya di daerah,” tambah.

Selain itu, menurut Naldi dari sisi usia Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani jauh lebih muda, yang sepatutnya tetap menaruh hormat dan menghargai Gubernur kebetulan usianya lebih tua. “Harusnya menghormati yang lebih tua, jangan merasa lebih hebat,” katanya.

Karena itu, lanjut Naldi, sebaiknya Gubernur Sumatera Utara tak perlu melayani debat kusir Bupati Ahmad Bakhtiar Sibarani Karena Gubernur juga pemimpinnya dan pemimpin masyarakat Tapteng dan Tapteng juga bagian dari Sumut yang dipimpin Gubernur.

“Sikap arif dari Gubernur dan Bupati Tapteng diharapkan dapat kembali menyejukkan suasana Sumut dan mendorong percepatan pembangunan di daerah ini,” ujarnya.

DMDI Sumut berpesan agar Gubernur dan Bupati tapteng untuk duduk bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sumut khususnya di tapteng.

“Sehingga tidak ada peluang oknum kelompok yg beda pilihan pasca pilgubsu 2018 mengambil kesempatan memperkeruh suasana Sumatera Utara yang selama ini sangat kondusif dan kompak,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DMDI Sumut H. S.Naldi SE didampingi Sekretaris Suprayitno dan Bendahara Said Idris SE di Medan.

TAGS : DMDI Sumut Gubernur Sumut

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64455/DMDI-Sumut-Minta-Gubsu-Tak-Perlu-Layanani-Perdebatan-Bupati-Tapteng/

Related Articles