Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dorong Petani Riau Tanam Padi Sidenuk, Menristekdikti: Hasil Lebih Besar
    News

    Dorong Petani Riau Tanam Padi Sidenuk, Menristekdikti: Hasil Lebih Besar

    August 9, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dorong Petani Riau Tanam Padi Sidenuk, Menristekdikti: Hasil Lebih Besar

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Kampar, Riau

    Pekanbaru – Padi sidenuk (Si Dedikasi Nuklir) hasil rekayasa genetika Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) digadang-gadang sebagai varietas padi yang layak dikembangkan di Indonesia.

    Karena itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, mendorong petani Riau menanam padi sidenuk, guna mewujudkan kemandirian pangan di Tanah Sawit tersebut.



    “Sidenuk itu berasnya lebih pulen. Di Riau nanti ada pergeseran dari padi pera ke pulen. Harus ada kerjasama dengan perguruan tinggi (untuk mengembangkan),” kata Menristekdikti saat hadir dalam Bakti Inovasi Tanam dan Panen Padi di Desa Pulau Tinggi, Kabupaten Kampar, Riau pada Kamis (9/8).

    Nasir menuturkan, padi sidenuk memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya telah terbukti menghasilkan padi yang lebih besar, dan waktu panen yang relatif lebih cepat.

    Baca juga :

    • Catat, Ini 10 Bhakti Teknologi Hakteknas 2018 Riau
    • Menristekdikti Ajak Masyarakat Beralih Konsumsi Sagu
    • Menristekdikti: Riset Harus Sesuai dengan Permintaan

    Di Boyolali dan Sukoharjo, Jawa Tengah, lanjut Nasir, padi sidenuk hasil binaan Kemristekdikti mampu menghasilkan 12,9 ton padi. Sementara jumlah panen terendah berada di angka 8,5 ton.

    “Jadi luar biasa besar hasilnya. Sidenuk di Sulawesi ditanam di 24 kabupaten/kota. BPS mencatat hasil terendahnya 8 ton, dan rata-rata 9 ton,” ungkapnya.

    Khusus di Riau, Menristekdikti mengimbau Universitas Riau (Unri) bersama Batan, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membantu masyarakat Kabupaten Kampar agar menghasilkan padi jenis Batang Piaman yang lebih bagus, dan lebih banyak lagi produksinya.

    “Para peneliti di bawah Kemenristekdikti harus bisa mensejahterakan rakyat, terutama untuk para petani,” tegasnya.

    Menteri Nasir menambahkan, hasil-hasil penelitian dari para peneliti baik di perguruan tinggi maupun lembaga litbang seyogyanya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

    “Kita akan memperkenalkan inovasi-inovasi yang ada di pusat kepada daerah untuk meningkatkan produksi yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

    Sementara Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe menyampaikan, jenis benih padi yang ditanam pada acara tersebut yaitu padi Sidenuk dan jenis padi yang dipanen adalah varietas lokal Tiyang Piaman yang telah ditanam oleh masyarakat lokal.

    Perbedaan keduanya ialah benih padi Sidenuk adalah jenis beras yang pulen sementara varietas lokal Tiyang Piaman jenis beras yang pera.

    “Pada 15 Mei 2018 kami telah melaksanakan kegiatan menanam Benih Sidenuk, dan kondisi saat ini benih tersebut baru berumur 85 Hari Setelah Tanam (HST), masa tanam padi sidenuk adalah 103 HST, benih tersebut tumbuh dengan cukup baik dan baru dapat dipanen sekitar 27 Agustus 2018,” ujar Jumain.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng mengatakan, padi jenis varietas lokal Tiyang Piaman masih menjadi primadona masyarakat Kabupaten Kampar.

    Dia berharap kedatangan Menristekdikti membantu para petani di Kabupaten Kampar untuk meningkatkan produktivitas padi Tiyang Piaman.

    Dalam acara tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na`im, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti, Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Hari Purwanto, Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Retno Sumekar, Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Nada Marsudi.

    TAGS : Pangan Padi Kemristekdikti Sidenuk

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/39131/Dorong-Petani-Riau-Tanam-Padi-Sidenuk-Menristekdikti-Hasil-Lebih-Besar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBB Desak Israel Izinkan Bantuan ke Jalur Gaza
    Next Article Begini Kedekatan KH Ma`ruf Amin dengan Menteri Amran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.