Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DPD: Morotarium DOB Harus Dicabut Jika Papua Diizinkan
    News

    DPD: Morotarium DOB Harus Dicabut Jika Papua Diizinkan

    December 18, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DPD: Morotarium DOB Harus Dicabut Jika Papua Diizinkan

    Anggota DPD Abdul Rachman Thaha (Rakyat Bergerak)

    Palu, Jurnas.com – Anggota DPD Abdul Rachman Thaha, mengatakan, jika pemerintah berikan ruang pembentukan daerah otonom baru bagi Papua, maka Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus buka moratorium untuk daerah lainnya.

    “Karena kita punya hak sama. Bukan hanya Papua,” kata Rachman, pada dialog penyerapan aspirasi masyarakat Badan Pengkajian MPR di Palu, Rabu (18/12/2019) malam.

    Anggota Komite I DPD itu mengatakan hal itu terkait pertanyaan peserta dialog yang meminta DPD ikut memperjuangkan pembentukan DOB di Sulawesi Tengah.

    Senator muda ini tegaskan jika telah menyampaikan kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada rapat kerja bersama Kementerian Dalam Negeri bahwa pembentukan DOB tidak bisa hanya memberi keistimewaan khusus hanya kepada daerah tertentu.

    “Kalau DOB Papua dibuka, daerah lain juga harus dibuka, maka moratorium DOB itu harus dibuka,” katanya.

    Baca juga.. :

    • Jika Arteta Hengkang, Pep Guardiola Bakal Boyong Alonso
    • Potensi Kerugian Negara di Kasus Jiwasraya Capai Rp13,7 Triliun
    • Akhir 2020, Harley-Davidson Rilis Dua Motor Baru

    Dalam dialog itu peserta meminta kepada DPD agar memperjuangkan pemekaran DOB di Sulawesi Tengah seperti DOB persiapan Kabupaten Donggala Utara.

    Pembentukan DOB, khususnya di Sulawesi Tengah, dinilai sangat strategis karena daerah ini merupakan daerah penyangga calon ibukota negara yang baru di Kalimantan Timur.

    Peserta dialog meminta agar anggota DPD menjadikan penataan DOB sebagai program strategis bersama Kementerian Dalam Negeri.

    TAGS : Daerah Otonom Baru DOB Papua Abdul Rachman Thaha

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64280/DPD-Morotarium-DOB-Harus-Dicabut-Jika-Papua-Diizinkan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePotensi Kerugian Negara di Kasus Jiwasraya Capai Rp13,7 Triliun
    Next Article Apple, Google dan Tesla Ekspol Pekerjakan Bocah di Tambang Kobalt Afrika
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.