Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DPR AS Umumkan Pemakzulan Presiden Trump
    News

    DPR AS Umumkan Pemakzulan Presiden Trump

    September 25, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DPR AS Umumkan Pemakzulan Presiden Trump

    Presiden AS Donald Trump menghadiri Piknik Kongres di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, pada 21 Juni 2019. (Foto: AFP)

    New York, Jurnas.com – Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mengumumkan secara resmi penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump setelah kepala negara itu diketahui memerintahkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy melakukan menyelidikan kepada salah satu saingan politiknya.

    Laporan sejumlah media mengatakan Trump menekan Zelenskiy untuk menyelidiki kandidat calon presiden Partai Demokrat Joe Biden dan putranya, Hunter, yang pernah bekerja di sebuah perusahaan gas Ukraina.

    “Anda akan melihat betapa sangat bersahabat dan tepatnya pembicaraan telepon itu. Tidak ada tekanan, dan tidak seperti mantan Wakil Presiden Joe Biden dan putranya, tidak ada janji imbalan! Ini tidak lebih dari sekadar kelanjutan upaya mencari-cari kesalahan terbesar dan paling merugikan sepanjang sejarah!” ujar Trump di akun Twitternya, Selasa (24/9).

    Sebelumnya, Trump juga mengatakan kepada stafnya untuk menahan sekitar 400 juta dolar dana bantuan bagi Ukraina selama beberapa hari sebelum melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

    “Soal menahan anggaran tersebut, semuanya sudah dikucurkan. Tetapi keluhan saya selalu, dan saya akan menahan lagi, dan akan terus menerus menahan dana seperti itu hingga Eropa dan negara-negara lain ikut berkontribusi pada Ukraina,” katanya.

    Baca juga.. :

    • China Desak AS Batalkan Pembahasan Soal Xinjiang
    • Trump: Kami Rukun dengan Korea Utara
    • Sidang Umum PBB, Trump Akan "Jualan" Soal Iran

    Trump membantah melakukan kesalahan ketika menelpon Zelenskiy, tetapi mengakui bahwa ada tekanan terkait Joe Biden. “Apa yang Joe Biden lakukan bagi putranya merupakan sesuatu yang seharusnya diselidiki,” ujarnya.

    Tim kampanye Joe Biden mengatakan, mantan presiden itu berencana menyerukan Kongres untuk memulai proses pemakzulan terhadap Trump, jika pemerintahnya tidak mulai bekerjasama secara penuh dengan penyelidikan Kongres dan memenuhi perintah pengadilan. (voa)

    TAGS : Nancy Pelosi Donald Trump Amerika Serikat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59828/DPR-AS-Umumkan-Pemakzulan-Presiden-Trump-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTrump Tegaskan Tak akan Cabut Sanksi di Iran, Jika..
    Next Article Mahasiswa Amir Pecah Kepalanya, Mohon doa Rakyat Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.