Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DPR : Perlu Political Will untuk Perbaiki Tata Kelola Niaga Gula
    News

    DPR : Perlu Political Will untuk Perbaiki Tata Kelola Niaga Gula

    March 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DPR : Perlu Political Will untuk Perbaiki Tata Kelola Niaga Gula

    Kapoksi Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Amin AK

    Jakarta, Jurnas.com – Belakangan ini harga gula pasir di pasar Jabodetabek melonjak drastis. Gula pasir yang biasanya dijual dengan harga Rp 12.500 ditingkat pengecer, kini harga melambung tinggi menembus Rp 19.000.

    Harga tersebut jauh lebih tinggi dari harga acuan di tingkat konsumen yang ditetapkan oleh Menteri Perdagangan. Dalam Peraturan Menteri Perdagangan nomor 7 tahun 2020, harga acuan penjualan gula di tingkat konsumen sebesar Rp 12.500.

    Para pembeli pun mengeluhkan lonjakan harga tersebut. sebab, dengan kenaikan itu, beban biaya hidup semakin bertambah.

    Sama halnya dengan pembeli, para pedagang eceran juga mengeluhkan lonjakan harga tersebut. sebab, modal yang harus dikeluarkan mereka semakin banyak dan ketika menjual, keuntungannya masih tetap.

    Selain itu, untuk mendapatkan gula dari distributor, para pedagang eceran juga mengaku kesulitan, lantaran stok gula pasir di tingkat distributor sudah menipis, bahkan ada yang kosong.

    Baca juga.. :

    • Harga Gula Melonjak Hingga Rp 19.000 PerKg, DPR Minta Tata Niaga Gula Dibenahi
    • Terobosan di Hulu Tebu Disebut Stagnan
    • Puan Maharani Minta Anggota DPR Ikut "Perangi" Virus Corona

    Saat ini kebutuhan gula kristal putih (GKP) tanah air berkisar 3,1 – 3,2 juta ton pertahun. Sementara untuk kebutuhan industri jumlahnya tidak jauh berbeda, kurang lebih 3,3 juta ton per tahun.

    Namun produksi Gula dalam negeri per tahun hanya di kisaran 2,1 – 2,2 juta ton. Artinya Indonesia masih kekurangan stok dan mau tidak mau pemerintah pun harus membuka kran impor yang tidak sedikit.

    Memang dengan mengimpor, pemerintah bisa meredam harga secara sesaat dan mengatasi kelangkaan stok gula.

    Namun, kebijakan ini tentu tidak disukai oleh para petani tebu dan membuat neraca perdagangan kita semakin memburuk.

    Permasalahan selanjutnya yakni setelah pasokan gula mentah didatangkan dari negara importir, pabrik – pabrik gula milik rakyat juga tidak ikut mengolahnya, sebab yang mengolah raw sugar menjadi gula yang siap untuk dikonsumsi baik oleh rumah tangga maupun industri adalah perusahaan swasta.

    Untuk mengatasi persoalan ini, maka perlu ada keinginan politik (political will) dari pemerintah untuk memperbaiki tata kelola gula agar lebih berpihak kepada nasib petani tebu.

    “Dibutuhkan political will yang kuat dari pemerintah untuk membuat grand design jangka panjang agar produksi gula secara nasional bisa meningkat dan untuk mengurangi ketergantungan pada impor;” kata Ketua Kelompok Fraksi PKS, Amin Ak di Jakarta, Kamis (12/03/2020).

    Menurut Wakil rakyat asal Dapil Jawa Timur IV (Jember, Lumajang) ini, pemerintah perlu menyiapkan strategi panjang, menengah dan panjang, mulai dari pengembangan varietas tebu unggulan, pembukaan lahan baru untuk tanaman tebu, efisiensi dan peningkatan kapasitas alat produksi, peremajaan atau revitalisasi mesin dan peningkatan jumlah pabrik.

    “Pemerintah seharusnya membuat rencana jangka panjang untuk memaksimalkan produksi dalam negeri,” katanya.

    Wakil rakyat yang membidangi perdagangan ini mengaku optimis, jika strategi itu dilakukan dan berjalan dengan baik, maka Indonesia tidak lagi bergantung dengan pasokan Impor, neraca dagang akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

    “(Selain itu) juga mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi beban APBN,” katanya.

    TAGS : Gula Impor Amin DPR

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68824/DPR–Perlu-Political-Will-untuk-Perbaiki-Tata-Kelola-Niaga-Gula/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article98 Persen MTs Siap UNBK, SMP Baru 83 Persen
    Next Article Merkel Bilang 70 Persen Warga Jerman Terancam Terjangkit Virus Corona
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.