Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dua Bos Swasta ini Diduga Pernah Transaksi di Kutai
    News

    Dua Bos Swasta ini Diduga Pernah Transaksi di Kutai

    January 30, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dua Bos Swasta ini Diduga Pernah Transaksi di Kutai

    Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari mengenakan rompi orange milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan pertama dan langsung ditahan.

    Jakarta – Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari‎ melalui Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin diduga menerima sejumlah uang dari berbagai pihak. Disinyalir penerimaan itu kemudian diubah atau dibelanjakan, atau disamarkan dalam sejumlah bentuk sehingga objek tindak pidana pencucian uang.

    Di antara pihak yang diduga terkait hal itu yakni Komisaris Utama PT Hanu Mitra Papua Industri Juanda Lesmana dan Direktur PT Tanjung Prima Mining. Keduanya hari ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus TPPU untuk tersangka Rita dan Khairudin yang disebut pentolan Tim 11.

    “Kedua saksi diduga pernah melakukan transaksi dengan tersangka KHR (Khairudin),” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

    Meski demikian, Febri belum mau mengungkap secara gamblang mengenai transaksi tersebut. Yang jelas, kata Febri, kedua saksi itu diperiksa lantaran pihaknya tengah intensif mendalami dugaan gratifikasi dan TPPU yang menjerat Rita dan Khairudin.

    “Penyidik masih mendalami terkait penerimaan gratifikasi dan kepemilikan aset tersangka,” tutur Febri.

    Oleh KPK, Rita diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka suap, gratifikasi serta pencucian uang. Dalam kasus suap, Rita ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun.

    Diduga Rita menerima suap sebesar Rp 6 miliar dari Abun terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

    Dalam kasus dugaan gratifikasi, Rita bersama Khairudin diduga menerima uang sekitar Rp6,97 miliar terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar.‎‎ Sedangkan dalam kasus TPPU, Rita bersama Khairudin ditenggarai menyamarkan hasil korupsi dan gratifikasi selama menjadi bupati sejak 2010 lalu sebesar Rp 436 miliar.

    Sejumlah barang-barang milik Rita telah disita KPK. Salah satunya berupa perhiasan. Tak tanggung-tanggung, ada103 perhiasan emas dan berlian berupa kalung, gelang, cincin yang disita lembaga antikorupsi.

    Tim penyidik juga telah menyita 19 pasang sepatu mewah milik Rita yang terdiri dari berbagai merek. Seperti Gucci, Louis Vuitton, Prada, Channel, dan Hermes.

    Penyidik juga menyita 32 buah jam tangan berbagai merk. Seperti Gucci, Tissot, Rolex, Richard Mille, dan Dior.

    Tak hanya itu, Penyidik KPK juga menyita 36 buah tas milik Rita. Puluhan tas itu terdiri dari berbagai merk terkenal seperti Channel, Prada, Bulgari, Hermes, Celine dan lainnya.

    Barang-barang tersebut disita lantaran diduga berasal dari suap dan gratifikasi yang diterima Rita selama menjabat sebagai Bupati Kukar periode 2010-2015dan2016-2021. Selain itu diduga terkiat TPPU.‎

    TAGS : KPK Rita Widyasari Kutai Kartanegara

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28518/Dua-Bos-Swasta-ini-Diduga-Pernah-Transaksi-di-Kutai/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article60.000 Anak-anak Korut Terancam Kelaparan
    Next Article Setya Novanto "Seret" Ganjar Pranowo dalam Persidangan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.