Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dua Kementerian Kompak Tepis Kebocoran Rekaman Data e-KTP
    News

    Dua Kementerian Kompak Tepis Kebocoran Rekaman Data e-KTP

    March 10, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dua Kementerian Kompak Tepis Kebocoran Rekaman Data e-KTP

    E-KTP

    Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengklaim tidak ada kebocoran data-data rekaman KTP eletronik (e-KTP) yang sudah diregistrasi lewat  kartu telepon selular. Isu kebocoran data rekaman e-KTP itu diklaim bohong atau hoax.‎‎

    “Saya ingin tepis hoax di berbagai media sosial‎, saya tepis pertanyaan jangan-jangan data penduduk kita disimpan di luar negeri,” tegas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah  dalam diskusi bertajuk `Keamanan Data Tanggung Jawab Siapa?`, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018).

    Beberapa waktu belakangan ini sempat beredar isu kebocoran data-data rekaman nomor KTP dan KK yang telah diregistrasikan lewat nomor telepon seluler. ‎Adapun data-data tersebut didaftarkan sebagai bagian dari rekaman KTP eletronik.

    “Terkait isu yang sampaikan bahwa semua data registrasi saya jamin aman. Tidak ada data yang keluar dan data yang bocor,”‎ ujar Zudan.

    Dikatakan ‎Zudan, seluruh rekaman data e-KTP sudah disimpan di data center Kemendagri yang berada di salah satu kepulauan Indonesia. Menurutnya, penduduk bisa memantau data-datanya langsung melalui internet.

    “‎Jadi sekarang terjadi gerakan nasional agar berbagai lembaga menggunakan data dari kemendagri. Semua keperluan yang menggunakan data penduduk menggunakan datanya dari Kemendagri,” kata Zudan.

    Kata Zudan, sejauh ini ‎memang ada cara paling efektif untuk meregistrasikan e-KTP. Yakni, melalui kartu telepon seluler masing-masing. Dengan telepon seluler, sambung Zudan, penduduk bisa meregistrasikan nomor KTP dan nomor KK untuk dilakukan perekaman data e-KTP.

    “Nah, ketika penduduk melakukan registrasi, dukcapil hanya konfirmasi apa nik dan no kk, cocok atau valid,” ucap Zudan.

    Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menkominfo, Henri Subiakto juga menepis isu tersebut.‎ Menurut Henri,‎ isu itu tak benar dan sengaja dihembuskan oleh pihak yang tak bertanggungjawab untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.

    “Saya tangkap memang sejak awal ada orang yang buat resah dan merugikan sistem kita,” tegas Henri.

    Henri mengatakan, penduduk yang sudah meregistrasikan kartu prabayar telepon selulernya hanya berupa data nomor KTP dan KK. Alhasil, operator hanya menyimpan data-data rekaman nomor KTP dan KK pengguna telepon seluler.

    “Artinya, tidak semua komponen di dalam identitas pribadi bisa diakses operator,” tutur Henri.‎
    ‎
    Sejauh ini, Kemenkominfo mencatat ‎sudah ada 339 juta penduduk yang mendaftarkan data kependudukan melalui nomor telepon seluler. ‎”Kalau selama ini yang kita lihat mencapai 339 juta (penduduk) yang sebagian besar mengirimkan lewat sms,” ujar  Henri.

    TAGS : Rekaman Data E-KTP Kemendagri

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/30339/Dua-Kementerian–Kompak-Tepis-Kebocoran-Rekaman-Data-e-KTP/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Kementerian Kompak Tepis Kebocoran Rekaman Data e-KTP
    Next Article Sudah Waktunya Cak Imin Tampil, Siapapun Capresnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.