Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Fenomena Partai "Beli" Caleg, Apa Penyebabnya?
    News

    Fenomena Partai "Beli" Caleg, Apa Penyebabnya?

    July 19, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Fenomena Partai "Beli" Caleg, Apa Penyebabnya?

    Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari (kanan) dan Politikus Golkar Zainudin Amali (kiri)

    Jakarta – Dalam rangka menghadapi Pemilu 2019, sejumlah partai politik (Parpol) “membeli” alias menarik calon anggota legislatif (Caleg) dari partai lain yang sudah duduk di DPR. Apa penyebabnya?

    Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari mengatakan, perpindahan kader partai itu menganalogikan dengan teori migrasi. Dimana, teori migrasi itu orang berpindah karena push faktor dan pull faktor.



    “Kalau push faktor itu ada dorongan dari partai lamanya, sudah disinggung beberapa hal yang paling signifikan itu adalah konflik. Konflik itu sebagai pemicu utama saya pikir. PDIP pernah mengalami ini dan tapi ternyata kemudian agak mereda,” kata Eva, dalam sebuah diskusi bertajuk “Bacaleg Lompat Partai, DPR Banjir PAW, Ganggu Kinerja?”, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/7).

    Kemudian, kata Eva, push faktor yang banyak itu sebetulnya parlementary threshold atau ambang batas parlemen. Hal itu sebagai bentuk kekhawatiran sejumlah partai tidak lolos untuk melenggang ke parlemen.

    Baca juga :

    • Lucky Terima Rp5 Miliar dari NasDem, Ketum PAN: Sudah Terang
    • Ini Alasan Demokrat dan PDIP Tak Koalisi di Pilpres 2019
    • Kiai NU: Wajib Hukumnya Dukung Cak Imin

    “Ini ada realitas yang diterima, dari teman yang berada di Komisi XI, daripada kehilangan kesempatan di Senayan,” terangnya.

    Disamping itu, lanjut Eva, ketersediaan alat pelengkap kampanye (APK) dari partai. Menurutnya, ketertarikan sejumlah politisi pindah partai karena APK.

    “Tadi dikatakan ada bendera kaos yang disediakan tapi ada juga duit yang bisa menjadi alasan dan itu tampaknya pull faktor. Jadi ketertarikan orang ke sana ya APK. Tampaknya ini yang perlu didalami karena kok semua larinya ke Nasdem gitu loh,” katanya.

    “Apa yang menarik di sana karena kalau ngomong parlementary threshold sebetulnya Nasdem rendah juga kan, harusnya pindahnya ke PDIP semua atau ke Golkar gitu. Tapi ini enggak, tampaknya ini yang bisa untuk sedikit berteori lah supaya enggak ngomongin orang,” tegasnya.

    Diketahui, sejumlah politisi pindah ke Partai NasDem untuk maju sebagai Caleg dari Partai NasDem. Belakangan politisi yang pindah ke NasDem mendapat kucuran uang hingga miliaran.

    Politikus PAN Lucky Hakim misalnya, pindah ke Partai NasDem disinyalir mendapat uang sebesar Rp 5 miliar. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku, pemberian uang sebesar Rp 5 miliar kepada Lucky Hakim oleh Partai NasDem sudah terang benderang.

    Menurutnya, pemberian uang itu berdasarkan pengakuan langsung Lucky melalui pesan singkat.  Dari Rp 5 miliar, baru Rp 2 miliar yang ditransfer ke Lucky.

    “Saya kira sudah terang ya. Kalau Lucky transfer dari lima miliar (rupiah), tapi baru terima dua miliar (rupiah). Dia SMS ke saya,” kata Zulkifli, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/7).

    TAGS : Pemilu 2019 Parlementari Threshold NasDem PDIP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37962/Fenomena-Partai-Beli-Caleg-Apa-Penyebabnya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePoros Tiga Bisa Terealisasi, Jika…
    Next Article PDIP dalam Kepungan Golkar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.