Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Fokus Pemerataan, Jangan Terburu-buru Vaksin Booster
    News

    Fokus Pemerataan, Jangan Terburu-buru Vaksin Booster

    October 7, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Fokus Pemerataan, Jangan Terburu-buru Vaksin Booster 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sepuluh bulan program vaksinasi Covid-19, target mencapai herd immunity dengan memberikan vaksin kepada 208,5 juta penduduk belum menyentuh angka 50 persen. Karena itu, saat ini dianggap belum waktunya untuk memberikan vaksin dosis ketiga atau booster di luar kelompok tenaga kesehatan.

    Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, dibutuhkan upaya extraordinary dan masif untuk mencapai target vaksinasi. “Sampai 3 Oktober 2021, secara nasional vaksinasi dosis pertama mencapai 45,03 persen dan dosis kedua 25,29 persen,” katanya.

    Hal itu disampaikan wapres saat menyampaikan pidato kunci seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri di Jakarta kemarin (6/10). Apalagi, lanjut wapres, jangka waktu yang ditetapkan hanya setahun.

    Berdasar data Kementerian Kesehatan, rata-rata vaksinasi harian per minggu telah mencapai 1,4 juta dosis setiap hari. Dengan tingkat kecepatan seperti itu, Ma’ruf mengatakan, dibutuhkan waktu tujuh bulan atau sampai pertengahan 2022 untuk mencapai target herd immunity. “Bila kita ingin vaksinasi selesai akhir tahun ini juga, kecepatan vaksinasi perlu ditingkatkan menjadi 2,5 juta dosis per hari,” tuturnya.

    Mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyampaikan, kelompok lansia harus menjadi prioritas sasaran vaksinasi. Data per 3 Oktober, baru ada 6,6 juta warga lansia yang disuntik vaksin dosis pertama dan yang sudah dosis lengkap 4,4 juta orang. Jumlah itu masih jauh jika dibandingkan dengan target sasaran vaksinasi lansia, yaitu 21,5 juta orang.

    Demikian pula vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan seiring dibukanya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Dengan target vaksinasi 5,06 juta orang, data sampai 3 Oktober menunjukkan bahwa baru 2,55 juta pendidik dan tenaga kependidikan yang mendapat dosis pertama. Sementara itu, yang sudah menerima dosis komplet 2,1 juta orang. ’’Cakupan vaksinasi bagi tenaga pendidik, orang tua siswa, dan siswa yang memenuhi syarat perlu ditingkatkan,’’ ucapnya.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : wan/syn/mia/c18/fal


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKenaikan Harga Komoditas Jadi Angin Segar Buat Rupiah Hari Ini
    Next Article Indonesia Negara Pertama yang Campurkan Minyak Nabati 30 Persen ke BBM
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.