Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Gairah Belajar Agama Meningkat, Jangan Sebatas Ngaji Lewat Sosmed
    News

    Gairah Belajar Agama Meningkat, Jangan Sebatas Ngaji Lewat Sosmed

    May 2, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gairah Belajar Agama Meningkat, Jangan Sebatas Ngaji Lewat Sosmed 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan saat ini gairah umat beragama untuk belajar agama meningkat. Dia mengingatkan dalam belajar agama, umat sebaiknya tidak sebatas ngaji atau belajar lewat internet atau sosial media (sosmed).

    Zainut mengatakan, belajar agama melalui internet atau media sosial memiliki sejumlah kelemahan. Diantaranya adalah sulit untuk memastikan kesesuaian metode pembelajaran, sanad keilmuan, dan kapasitas pengajar agamanya. ’’Pendidikan model pesantren dapat menjadi jawaban atas meningkatnya semangat masyarakat untuk belajar agama saat ini,’’ katanya Minggu (2/5).

    Politisi PPP itu menjelaskan, dengan belajar agama kepada pengajar yang memiliki kapasitas dan sanad keilmuan yang jelas, mencegah terjadinya pembelajaran agama yang keliru. Menurut Zainut, pembelajaran agama yang keliru terbukti berpengaruh pada munculnya eksklusivisme beragama dan intoleransi. Kondisi ini berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Serta dapat mengancam kesatuan bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

    Pesan tersebut juga dia sampaikan dalam sambutan wisuda SMP dan SMA Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa pada Sabtu (1/5) kemarin. Sebagai institusi pendidikan warisan para ulama, Zainut mengatakan pesantren terbukti telah berhasil melahirkan banyak individu unggul di berbagai bidang.

    Baca juga: Dari Ngaji on the Bus sampai Agrowisata Buah

    Menurut dia tugas pesantren yang tidak kalah penting adalah menjaga dan mengawal moral, akhlak bangsa, dan menebarkan pemahaman beragama yang toleran. Kemudian pemahaman beragama yang moderat, seimbang, adil, dan berkemajuan.

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAgatha Chelsea dan Patricia Gouw Hobi Koleksi Tas Ala Korea
    Next Article HUT ke-18, FORWOT gelar aksi sosial
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.