Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Gegara Pergaulan Bebas, Pernikahan Anak di Surabaya Tinggi
    News

    Gegara Pergaulan Bebas, Pernikahan Anak di Surabaya Tinggi

    November 26, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gegara Pergaulan Bebas, Pernikahan Anak di Surabaya Tinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gegara Pergaulan Bebas, Pernikahan Anak di Surabaya Tinggi

    Pernikahan anak (boombastis.com)

    Surabaya – Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia Dian Kartika Sari mengatakan, selain karena tradisi, pernikahan anak di Jawa Timur juga terjadi karena pergaulan bebas.

    Ia menyebut tradisi adalah penyebab tertinggi angka perkawinan anak di Jawa Timur, merujuk pada kejadian di tiga kabupaten, yaitu Sampang, Probolinggo dan Bondowoso.

    Perbandingannya, angka perkawinan anak di Kota Surabaya juga terbilang tinggi, hanya saja lebih dipicu oleh pergaulan bebas.

    “Begitu juga di kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur, sebagian besar juga disebabkan oleh faktor kemiskinan dan pendidikan rendah,” ujarnya di Surabaya, Minggu.

    Dian menyebut angka perkawinan anak di Jawa Timur tergolong tinggi dengan rata-rata 27,8 persen berdasarkan analisis data perkawanian anak Badan Pusat Statistik.

    Selain itu, mengutip data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional tahun 2015, yang diambil berdasarkan permintaan dispensasi menikah di bawah umur ke Pengadilan Agama Jawa Timur, tercatat jumlah perempuan di bawah usia 16 tahun yang menikah atau hamil di provinsi setempat mencapai 5.000 orang.

    “Praktik perkawinan anak sudah mencapai situasi darurat di Indonesia, khususnya Jawa Timur,” imbuhnya.

    Selain itu, dia mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah strategis untuk mengatasinya.

    Dian menilai pemerintah pusat perlu mengeluarkan Perpu, serta Perda di tingkat pemerintah daerah, tentang pencegahan pernikahan anak, serta menghapus dispensasi perkawinan.

    “Selain itu, dibutuhkan juga kerja sama dan komitmen dari para pihak terkait untuk mencegah dan mengurangi pernikahan anak serta membangun kesadaran masyarakat atas dampak buruk pernikahan anak,” ucapnya. (Ant)

    TAGS : Pernikahan anak pergaulan bebas jatim

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25371/Gegara-Pergaulan-Bebas-Pernikahan-Anak-di-Surabaya-Tinggi-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBondowoso Catat Rekor Tertinggi Pernikahan Anak di Jatim
    Next Article Hijaber Jogja Jagokan Cak Imin Cawapres 2019
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.