Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Genjot Ekspor Nasional, Mendag Bidik Pasar Non Tradisional
    News

    Genjot Ekspor Nasional, Mendag Bidik Pasar Non Tradisional

    July 10, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Genjot Ekspor Nasional, Mendag Bidik Pasar Non Tradisional 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Genjot Ekspor Nasional, Mendag Bidik Pasar Non Tradisional 2
    Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan usai membuka Trade Expo Indonedia di Jakarta, Senin (10/7/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Indonesia membidik pasar non tradisional di Asia Selatan seperti India, Pakistan dan Bangladesh guna menggenjot ekspor nasional yang mengalami perlambatan pertumbuhan.

    “Pasar tradisional kita memang melambat oleh karena itu kita coba terobosan baru misalnya ke Asia Selatan yang selama ini non tradisional kita,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan usai peluncuran Trade Expo Indonesia di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (10/7).

    Zulkifli menyampaikan, India, Pakistan, Bangladesh, Timur Tengah, Afrika dan Mesir merupakan pasar yang sangat potensial bagi Indonesia untuk menjual produk-produknya.

    Menurutnya, jumlah penduduk yang banyak memungkinkan Indonesia untuk menggali produk apa yang dibutuhkan oleh para negara tersebut. “Itu potensi pasar yang besar, Afrika 1,4 miliar orangnya, Asia Selatan 2 miliar, Timur Tengah 500 juta orang. Pasar lama iya (tetap ekspor), yang baru kita garap lebih serius lagi,” kata Zulkifli.

    Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengatakan, sangat penting untuk menjajaki pasar-basar baru non tradisional. Ditambah lagi, Indonesia memiliki berbagai perjanjian dagang baik yang bilateral maupun regional.

    Beberapa perjanjian tersebut antara lain Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA), Indonesia-Eropa (EFTA), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Perjanjian dagang tersebut membuka akses yang lebih luas.

    “Juga dengan Chile yang sudah ada FTA, lalu Mozambik yang FTA. Jadi banyak kesempatan juga dengan adanya perjanjian dagang ini untuk kita bisa optimalkan,” kata Shinta.

    Shinta menyampaikan, optimalisasi perjanjian dagang harus terus disosialisasikan kepada para pelaku usaha agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

    Menurut Shinta, penting untuk melakukan diversifikasi tidak hanya pada wilayah Uni Eropa dan Amerika Serikat Serikat tetapi juga pada pasar-pasar non tradisional.

    Lebih lanjut, Shinta mengatakan bahwa diperlukan market intelegensi untuk mengidentifikasi produk unggulan bagi negara-negara lain. Selain itu, perlu adanya kerja sama dengan perwakilan Indonesia di negara sahabat untuk memberi data-data dan peluang.

    “Makanya kita perlu lebih banyak mensosialisasikan kepada pelaku usaha supaya bisa mengambil manfaat daripada perjanjian dagang yang sudah dinegosiasikan pemerintah. Ini tidak hanya bilateral namun juga regional ya,” ujarnya. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Cabut Pembantaran Terdakwa Lukas Enembe
    Next Article Dasco Beberkan Isi Pembicaraan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.