Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Genosida Rohingya, Ancam Hubungan Diplomatik Myanmar di Asia
    News

    Genosida Rohingya, Ancam Hubungan Diplomatik Myanmar di Asia

    September 5, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Genosida Rohingya, Ancam Hubungan Diplomatik Myanmar di Asia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Genosida Rohingya, Ancam Hubungan Diplomatik Myanmar di Asia

    Malala Yousafzai

    Jakarta – Pasukan keamanan Myanmar dan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi tuai kecaman internasional atas penderitaan kaum minoritas Rohingya baru-baru ini.  Hanya dalam 10 hari, hampir 90.000 orang Rohingya membanjiri Bangladesh menyusul pertempuran antara pejuang dan militer Myanmar di negara bagian Rakhine barat.

    Kekerasan di Myanmar mulai mencuat sejak Oktober lalu, ketika kelompok pejuang Rohingya menyerang pos-pos perbatasan, adalah Rakhine wilayah paling terburuk yang pernah disaksikan selama bertahun-tahun. PBB mengatakan tentara Myanmar mungkin telah melakukan pembersihan etnis dalam tanggapannya.

    Aung San Suu Kyi, mantan tahanan politik penguasa militer Myanmar, mendapat tekanan internasional atas ketidakpeduliannya yang dirasakan untuk berbicara melawan perlakuan Rohingya atau menghukum militer.

    Selam konflik berlansung pada 25 Agustus Aung San Suu Kyi, belum memberikan komentar apa-apa. Malala Yousafzai, peraih Nobel perdamaian Pakistan, menyuarakan penghukumannya atas masalah ini dalam sebuah pernyataan di Twitter miliknya.

    ”Setiap kali saya melihat berita wilayah itu, hati saya hancur karena penderitaan Muslim Rohingya di Myanmar,”  kata Yousafzai, yang terkenal selamat ditembak oleh kepala Taliban, dikutip al jazeera, Selasa (5/9)

    ”Selama beberapa tahun terakhir saya berulang kali mengutuk perlakuan tragis dan memalukan ini. Saya masih menunggui peraih Nobel Aung San Suu Kyi untuk melakukan hal yang sama,” tambahnya.

    Krisis yang terus bergejolak mengancam hubungan diplomatik Myanmar, terutama dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia. Kedua negara itu geram atas perlakuan terhadap Rohingya.

    Maladewa mengumumkan pada Senin (4/8) pihaknya memutuskan semua hubungan dagang dengan negara tersebut hingga pemerintah Myanmar mengambil  mencegah kekejaman dilakukan terhadap Muslim Rohingya”, kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

     

    TAGS : Rohingnya Malala Yousafzai Aung San Suu Kyi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21248/Genosida-Rohingya-Ancam-Hubungan-Diplomatik-Myanmar-di-Asia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLengkapi Penyidikan Setya Novanto, KPK Periksa Ganjar Pranowo
    Next Article AARPH Tuding Tim Pilkada DPP Hanura Main Politik Uang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.