Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»Gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan, Paslon Amerta Hadirkan Perubahan lewat Sistem Digitalisasi Terintegrasi
    Teknologi

    Gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan, Paslon Amerta Hadirkan Perubahan lewat Sistem Digitalisasi Terintegrasi

    October 22, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan, Paslon Amerta Hadirkan Perubahan lewat Sistem Digitalisasi Terintegrasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan, Paslon Amerta Hadirkan Perubahan lewat Sistem Digitalisasi Terintegrasi 2
    Calon Walikota Paket Amerta, Gede Ngurah Ambara Putra membagikan masker pada kegiatan “Grebek Pasar” di Pasar Sanglah, Kamis (22/10). (BP/win)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Program Gerebek Pasar Tradisional melalui konsep Menyama Braya gencar dilakukan pasangan calon (Paslon) Wakikota dan Wakil Walikota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra – Made Bagus Kertha Negara (Amerta) menuju Kota Denpasar BERSERI, Smart City, Berbudaya, dan Berdaya Saing. Setelah sebelumnya gerebek Pasar Badung, Pasar Kumbasari, Pasar Satria, dan Pasar Phula Kerti, Sanglah, Kamis (22/10) pagi kembali digelar gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan.

    Seperti kegiatan Grebek Pasar sebelumnya, Paket Amerta bersama tim pemenangannya tetap membagikan masker dan baju kaos berlogo paslon Amerta, serta brosur dan selebaran visi misi Paslon Amerta sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Tidak kalah penting, Amerta juga menyerap aspirasi masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di pasar.

    Paslon Amerta terus berupaya memajukan pasar tradisional agar tetap bisa berkembang baik ke depannya. Apalagi, pasar merupakan denyut nadi perekonomian masyarakat.

    Calon Walikota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra, mengatakan pasar tradisional merupakan denyut nadi perekonoman masyarakat, terutama masyarakat di sekitar pasar. Oleh karena itu, pasar tradisional harus dikembangkan dengan inovasi kekinian yang berbasis teknologi untuk kesejahteraan masyarakat.

    Dengan demikian, program memberikan bantuan kelahiran Rp 1 juta, kematian Rp 10 juta, dan bantuan tiap tahun kepada prajuru banjar sebesar Rp 30 juta, STT (Sekaa Teruna-Teruni) Rp 25 juta, Kelompok Dadia Rp 5 juta, dan PKK Rp 5 juta bisa terwujud. Selain itu, program pendidikan dan kesehatan juga akan diberikan, khususnya kepada masyarakat kurang mampu. Apalagi, program ini sesuai dengan visi misi Amerta, yakni Denpasar BERSERI, Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing.

    “Untuk mewujudkan itu, UMKM yang ada di pasar perlu ditingkatkan dan direvitaslisasi, sehingga bisa menjadi pasar yang sehat dan mampu menyaingi pasar modern. Tentu sistemnya adalah digitalisasi terintegrasi,”ujar Ngurah Ambara di sela-sela kegiatnnya di Pasar Sesetan, Kamis (22/10).

    Dikatakan, dengan sistem digitalisasi terintegrasi seluruh data sosial ekonomi dan UMKM di Kota Denpasar akan diketahui. Sehingga, mudah dalam memberikan bantuan, baik berupa kredit maupun bantuan lainnya untuk pengembangan UMKM. “Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar, tentu rasio UMKM harus ditingkatkan dan dibina, sehingga UMKM ini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya,” tandasnya.

    Calon Wakil Walikota Denpasar, Made Bagus Kertha Negara, menambahkan bahwa setiap pasar tradisional yang dikunjungi memiliki permasalahan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, para pelaku UMKM, terutamanya para pedagang harus ikut masuk ke era digital atau online.

    Gerebek Pasar Sanglah dan Pasar Sesetan, Paslon Amerta Hadirkan Perubahan lewat Sistem Digitalisasi Terintegrasi 3
    Calon Wakil Walikota Denpasar dari Paket Amerta, Made Bagus Kertha Negara saat menyerap aspirasi pedagang di Pasar Sesetan saat kegiatan Grebek Pasar, Kamis (22/10). (BP/win)

    Karena melalui online semua kemudahan akan segera dirasakan terutamanya dalam hal bertransaksi antara para penjual dan pembeli. Begitupula dalam hal pembayaran, baik administrasi atau lainya juga cepat akan terlayani dengan baik kedepanya.

    “Kita ingin sistem di Kota Denpasar diubah, karena banyak anggaran belum diatur secara maksimal, padahal kalau di atur dengan baik, maka kesejehteraan masyarakat Kota Denpasar bisa terwujud,”pungkas Kertha Negara. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHPM gulirkan program “Sehat Bersama Honda”
    Next Article Cerita Luhut Soal Asal Tercetusnya Ide UU Omnibus Law
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Apakah prompt AI bisa di hak cipta (Ilustrasi/AI)

    Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator

    July 7, 2026
    Samsung Galaxy Z Fold 8 kapan rilis (Ilustrasi/AI)

    Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya

    July 3, 2026
    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline (Ilustrasi/AI)

    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline

    June 22, 2026
    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren (Ilustrasi/AI)

    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.