Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Giliran Myanmar Cari Suaka dari China dan Rusia
    News

    Giliran Myanmar Cari Suaka dari China dan Rusia

    September 7, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Giliran Myanmar Cari Suaka dari China dan Rusia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Giliran Myanmar Cari Suaka dari China dan Rusia

    Pengunsi Rohingya (Foto: AFP)

    Jakarta – Pemerintah Myanmar mengatakan pihaknya sedang melakukan perundingan dengan China dan Rusia untuk membujuk mereka memblokir kecaman Dewan Keamanan PBB atas kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

    Penasihat Keamanan Nasional Myanmar, Thaung Tun dalam  konferensi pers di ibukota Naypyitaw mengatakan, Myanmar mengandalkan China dan Rusia, keduanya anggota tetap Dewan Keamanan untuk memblokir resolusi PBB mengenai krisis tersebut.

    “Kami sedang bernegosiasi untuk bantuan Dewan Keamanan,” katanya. “China adalah teman kita, dan kita memiliki hubungan yang sama dengan Rusia sehingga tidak mungkin masalah itu terus berlanjut.”

    Menurut perkiraan terakhir yang dikeluarkan oleh pekerja PBB yang beroperasi di Bangladesh, pengungsi hanya dalam hitungan 12 hari mencapai 150.000. Jadi sekitar 233.000 jumlah total pengunsi Rohingya yang mencari perlindungan di Bangladesh sejak Oktober lalu.

    Rohingya yang baru tiba di Bangladesh megatakan kepada pihak berwenang, tiga kapal yang membawa lebih dari 100 orang tenggelam pada Rabu dini. Komandan Coastguard MS Kabir mengatakan enam mayat, termasuk tiga anak, hanyut  mengapung ke darat.

    Kekerasan terbaru dimulai saat gerilyawan Rohingya menyerang puluhan pos polisi dan sebuah pangkalan militer. Bentrokan berikutnya adalah serangan balik militer setidaknya 400 orang dan memicu eksodus penduduk desa ke Bangladesh.

    Myanmar meletakkan ranjau darat di bagian perbatasannya dengan Bangladesh selama tiga hari terakhir, dua sumber pemerintah di Dhaka mengatakan, seraya menambahkan bahwa kembalinya Muslim Rohingya melarikan diri dari kekerasan.

    Bangladesh secara resmi akan mengajukan demonstrasi pada Rabu melawan peletakan ranjau darat yang begitu dekat dengan perbatasan, kata sumber masalah sensitivitas dari masalah tersebut.

    TAGS : Rohingya Bangladesh Myanmar PBB China Rusia

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21374/Giliran-Myanmar-Cari-Suaka-dari-China-dan-Rusia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSetnov Bahas Tragedi Kemanusiaan Bersama Parlemen Jordania
    Next Article DPR RI Bawa Resolusi Rohingya ke Majelis Parlemen ASEAN
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.