Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Golkar-Ridwan Kamil dan "Tendangan Maut" untuk Dedi Mulyadi
    News

    Golkar-Ridwan Kamil dan "Tendangan Maut" untuk Dedi Mulyadi

    November 11, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Golkar-Ridwan Kamil dan "Tendangan Maut" untuk Dedi Mulyadi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Golkar-Ridwan Kamil dan "Tendangan Maut" untuk Dedi Mulyadi

    Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi

    Jakarta – Partai Golkar resmi mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) sebagai calon gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) pada Pilkada 2018 mendatang.

    Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, keputusan Golkar tersebut mengejutkan. Mengingat, Golkar lebih memilih RK ketimbang kadernya sendiri Dedi Mulyadi sekaligus Ketua DPD Golkar Jabar.

    “Bukan tidak mungkin terjadi perpecahan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut, disebabkan berbeda kehendak atau aspirasi suara akar rumput (grasroot) antara pengurus pusat (DPP Golkar) dengan pengurus DPD Golkar Jawa Barat,” kata Pangi, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Sabtu (11/11).

    Sebelumnya, Golkar dipastikan mengusung Dedi Mulyadi untuk mamu dalam kontestasi Pilkada Jabar 2018, namun di tengah jalan terjadi patahan dukungan dan  perubahan cuaca politik secara ekstrim.

    Kata Pangi, keputusan Golkar tidak mengusung Dedi Mulyadi, tentu punya alasan dan pertimbangan sendiri. Pertama, alasan racikan popularitas, akseptabilitas dan elektibilitas yang kurang begitu mengembirakan.

    Kedua, alasan finansial, jika Golkar mengusung Dedi Mulyadi, DPP dan pengurus Golkar bisa saja kantong kering, tidak ada setoran mahar atau perahu parpol jika kadernya yang diusung.

    Ketiga, Dedi Mulyadi mungkin bukan bagian gerbong Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto. Artinya mungkin saja Dedi Mulyadi bukan anak emas Setnov.

    “Keempat, Dedi Mulyadi bisa saja, dugaan saya, beliau kurang piawai dan mahir untuk melobi dan mengunci figur serta tokoh sentral atau elite penentu di DPP Golkar,” jelas lulusan S2 Jurusan Politik Universitas Indonesia (UI) ini.

    TAGS : Pilkada 2018 Pilgub Jabar Dedi Mulyadi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24615/Golkar-Ridwan-Kamil-dan-Tendangan-Maut-untuk-Dedi-Mulyadi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR Minta TNI Segera Bebaskan Ribuan Sandera OPM di Papua
    Next Article KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Suap Pejabat Kemendes PDTT
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.