Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»GT Radial masih menganalisis potensi ban khusus EV di Indonesia
    Automotive

    GT Radial masih menganalisis potensi ban khusus EV di Indonesia

    March 9, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    GT Radial masih menganalisis potensi ban khusus EV di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Manajer Pemasaran Produk Gajah Tunggal Tbk. Eko Supriyatin mengatakan mereka masih terus menganalisis dan melihat potensi tren electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik di pasar otomotif Indonesia untuk masa mendatang.

    GT Radial tidak ingin terlalu tergesa-gesa dalam menyajikan ban yang dikhususkan untuk kendaraan listrik bagi konsumen mereka di sini.

    “Dari sisi teknologi juga kita sudah mengarah ke sana dan dari sisi pemasaran serta penjualan juga penting untuk melihat apakah pasar ini cukup stabil nantinya. Itu juga harus kita lihat karena harga kendaraan listrik juga kan masih mahal saat ini,” kata Eko di Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/3).

    Meski begitu, dia tidak menampik bahwa GT Radial akan juga bermain untuk memproduksi berbagai jenis ban yang dikhususkan untuk kendaraan ramah lingkungan. Saat ini, menurut dia pihaknya sudah menjalani berbagai proses dalam menciptakan ban khusus EV.

    “Tentu kami tidak tinggal diam, kami selalu menganalisa dan mempelajari serta mencoba dan membuat formula ke arah sana (EV) dan saat ini sedang berjalan,” kata Eko.

    Baca juga: GT Radial Savero A/T Pro tersedia mulai dari Rp700 ribuan

    Menurut dia, memproduksi ban yang dikhususkan untuk kendaraan listrik memang tidak semudah memproduksi ban yang digunakan untuk kendaraan konvensional. Eko melanjutkan bahwa ban yang digunakan untuk motor dan juga mobil listrik harus memiliki tingkat kebisingan yang sangat ramah bagi penggunanya.

    Kendaraan listrik tidak menghasilkan suara seperti yang dihasilkan oleh kendaraan konvensional pada umumnya. Oleh karena itu, pihaknya dituntut untuk bisa menghasilkan ban yang ramah kebisingan.

    “(Tingkat) kebisingan juga harus bagus karena mobil listrik tidak ada suaranya,” kata Eko.

    Tidak hanya tingkat kebisingan yang dituntut untuk lebih ramah, daya cengkeraman dari ban tersebut juga dituntut agar lebih baik dari ban-ban yang digunakan oleh kendaraan konvensional pada umumnya.

    “Mobil listrik itu, gas awal lebih spontan dari konvensional. Sekali injak gas pasti mobil itu lebih agresif di bawahnya,” kata Eko.

    Mobil listrik juga  memiliki menu utama baterai yang dapat membuat bobot kendaraan bertambah hingga 20 persen. Dengan begitu, ban harus memiliki alur yang baik.

    Menurut Eko, ban untuk kendaraan listrik harus bisa menampung beban kendaraan dan memiliki traksi serta kemampuan cengkeram yang lebih baik.

    “Artinya, kita tidak bisa memproduksi ban untuk kendaraan listrik ini secara asal-asalan,” kata Eko.

    Baca juga: Bridgestone jalankan solusi berkelanjutan lewat ban ramah lingkungan

    Baca juga: Hankook Tire catat rekor penjualan tertinggi pada 2022

    Baca juga: Insentif motor listrik bisa memitigasi 1,23 juta ton CO2 per tahun

    Baca juga: Ada insentif, Gaikindo: Target 1 juta mobil listrik 2035 menantang

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Natisha Andarningtyas
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRoyal Enfield tarik lebih dari 4.000 unit Himalayan karena masalah rem
    Next Article Awal Bulan Lewat, Ini Tip Tetap Bisa Jajan Irit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.