Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Emas di 2023 Cenderung Stabil, tapi Masih Akan Naik
    Ekonomi

    Harga Emas di 2023 Cenderung Stabil, tapi Masih Akan Naik

    January 8, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Emas di 2023 Cenderung Stabil, tapi Masih Akan Naik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Peluang investasi yang bisa dilirik tahun ini adalah emas. Di tengah ketidakpastian ekonomi, harganya diperkirakan menguat sepanjang 2023. Kenaikannya diproyeksikan bisa mencapai 50 persen dibandingkan 2022.

    —

    BANYAK faktor yang memengaruhi pergerakan emas tahun ini. Namun, yang paling utama adalah nilai dolar Amerika Serikat (AS) alias USD di level global. Serta, suku bunga acuan bank sentral AS.

    ”Sebagai instrumen lindung nilai, harga emas bakal naik saat ekonomi global tak stabil. Jadi, pergerakannya memang bisa berubah kapan saja,’’ papar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha pekan lalu.

    Menurut analis emas pegadaian, lanjut dia, terdapat tiga skenario yang bisa terjadi tahun ini. Pertama, apabila puncak suku bunga acuan AS alias Fed fund rates tahun ini mencapai 4,5 persen dengan posisi akhir tahun 2,5 persen. Kenaikan itu diikuti dengan yield surat utang Negeri Paman Sam rendah, maka ekonomi global bakal anjlok. Hal itu bakal mendongkrak harga logam mulia yang signifikan.

    Kedua, Fed fund rates naik ke angka 5 persen, maka pertumbuhan ekonomi diperkirakan memasuki resesi ringan. Dengan kondisi tersebut, harga emas bakal cenderung stabil, tapi masih akan naik. ’’Namun, jika bank sentral AS memasang suku bunga hingga 5,5 persen, ekonomi bakal terangkat dan harga emas bakal menghadapi tekanan yang kuat,’’ imbuhnya.

    Dari tiga skenario tersebut, Ferdian menyebutkan skema kedua kemungkinan terbesar terjadi. Sebab, dia masih mempertimbangkan faktor dalam negeri. Yakni, nilai tukar rupiah. Selama Indonesia masih bisa menggenjot capital inflow dan surplus neraca perdagangan internasional, rupiah masih bisa bertahan di Rp 15.000–Rp 15.500 per USD.

    ’’Tapi, tidak tertutup kemungkinan harga emas bisa mengalami kenaikan signifikan karena sentimen tertentu,’’ tuturnya. Misalnya, momen politik atau moneter global yang menyebabkan disrupsi ekonomi. Konflik Eropa Timur yang tiba-tiba mengalami eskalasi tinggi, contohnya.

    Meski demikian, dia yakin bahwa investasi emas 2023 bakal terkerek. Tren pertumbuhan nasabah berbasis pembiayaan sendiri mencapai 13,5 persen. Namun, volume tabungan emas diprediksi tumbuh 50 persen.

    ’’Penentuan instrumen investasi memang bergantung profil investor masing-masing. Namun, untuk investor moderat dan konservatif, setidaknya 10–15 persen modal mereka diwujudkan emas,’’ ungkapnya.

    Sementara itu, pakar investasi Putu Anom Mahadwartha merasa lebih optimistis dengan kenaikan logam mulia tahun ini. Dia menyebutkan, harga emas global pun diperkirakan mencapai USD 1.800 per ons.

    Salah satu faktor adalah beberapa negara meningkatkan cadangan emas. ’’Secara historis, negara seperti AS, Tiongkok, dan India akan mencoba bermain media untuk menaikkan harga emas. Sehingga nilai cadangan kekayaan mereka juga bisa naik,’’ jelasnya.

    Meski demikian, dia setuju bahwa perekonomian Indonesia yang kuat bisa membatasi pergerakan logam mulia. Menurut Putu, instrumen investasi lain masih cukup menarik. Dengan begitu, harga emas tak akan terlalu melambung. ’’Kalau kita mau optimistis, mungkin pertumbuhan harganya bisa ditekan hanya 50 persen tahun ini. Jadi sekitar Rp 1,5 juta per gram,’’ tuturnya.

    Dia berharap pemerintah bisa menerapkan kebijakan moneter untuk bisa membuat kenaikan harga emas lebih stabil dan perlahan. Sebab, jika tak dikendalikan, emas bisa naik hingga Rp 2,5 juta. Hal tersebut memang menguntungkan bagi beberapa investor. Namun, itu berarti pertumbuhan ekonomi berjalan negatif.

    Penasihat keuangan Bareyn Mochaddin menambahkan, adanya resesi ekonomi yang salah satunya ditandai dengan terkontraksinya pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tentu berpotensi berdampak terhadap kondisi keuangan masyarakat, khususnya pekerja.

    ’’Dalam kondisi tersebut, logam mulia selalu jadi pilihan baik karena biasanya, saat resesi atau krisis, emas menjadi salah satu aset yang naik nilainya,” tambahnya.

    PERGERAKAN HARGA EMAS SELAMA 2022

    Januari : Rp 927.000 per gram

    Februari : Rp 978.000 per gram

    Maret : Rp 987.000 per gram

    April : Rp 975.000 per gram

    Mei : Rp 983.000 per gram

    Juni : Rp 988.000 per gram

    Juli : Rp 982.000 per gram

    Agustus : Rp 957.000 per gram

    September : Rp 945.000 per gram

    Oktober : Rp 939.000 per gram

    November : Rp 981.000 per gram

    Desember : Rp 1.012.000 per gram

    Sumber: logammulia.com

    FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERGERAKAN LOGAM MULIA TAHUN INI

    – Pendapatan masyarakat yang melemah

    – Pelemahan/penguatan nilai tukar dolar

    – Gejolak geopolitik Eropa Timur

    – Pertumbuhan ekonomi Tiongkok

    – Imbal hasil obligasi

    – Tekanan pada harga komoditas

    Sumber: Analisis PT Pegadaian


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBRI Peduli Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Semarang dan Demak
    Next Article Sony Klaim Sukses Jual 30 Juta Unit PS5, Sudah Nggak Langka Lagi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.