Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Hemat Anggaran, Jumlah Fakultas di PTN Bakal Dirampingkan
    News

    Hemat Anggaran, Jumlah Fakultas di PTN Bakal Dirampingkan

    November 2, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hemat Anggaran, Jumlah Fakultas di PTN Bakal Dirampingkan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Hemat Anggaran, Jumlah Fakultas di PTN Bakal Dirampingkan

    Kampus Institut Pertanian Bogor

    Jakarta – Pemerintah sudah menandatangani surat edaran berisi instruksi pengurangan jumlah fakultas di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN). Alasannya, jumlah fakultas mempengaruhi jumlah jabatan struktural, yang juga mengakibatkan adanya peningkatan konsumsi anggaran negara.

    Pengurangan yang dimaksud contohnya menggabungkan beberapa fakultas menjadi satu. Seperti, Fakultas Kesehatan untuk membawahi Pendidikan Dokter, Keperawatan, Farmasi, atau Psikologi.

    “Saat ini perguruan tinggi cenderung ingin membuka fasilitas, yang mana akan menambah jabatan dan ruang kuliah. Akibatnya biaya akan habis di sini semua,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, di Jakarta, Kamis (2/11).

    Untuk sementara instruksi ini hanya berlaku untuk PTN. Namun Menteri Nasir mengimbau agar perguruan tinggi swasta (PTS) juga melakukan hal serupa, demi menekan pengeluaran universitas.

    Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK DIKTI Patdono Suwignjo menjelaskan, selain menghemat anggaran, pemangkasan fakultas juga dimaksudkan untuk menambah jumlah peneliti. Selama ini, lanjut Patdono, dosen yang merangkap sebagai pejabat struktural di fakultas, kehilangan waktunya untuk melakukan riset dan melahirkan publikasi ilmiah.

    “Satu fakultas itu kan rata-rata 18 jabatan. Dosen itu kalau dia menjabat struktural, artinya dia tidak punya kesempatan untuk meneliti. Kalau ada satu fakultas, kita minimum kehilangan 18 peneliti,” terang Patdono.

    Kekurangan peneliti menjadi hal yang merugikan bagi Indonesia, yang saat ini menargetkan dapat melampaui jumlah publikasi ilmiah internasional Malaysia dan Singapura. Tahun 2018, jumlah publikasi ilmiah internasional ditarget sebanyak 15.000 publikasi.

    “Kalau kita hemat fakultasnya dari sepuluh menjadi enam, berarti empat dikali 18 ada 72 dosen peneliti yang kita tambahkan. Itu baru satu perguruan tinggi. Kalau banyak, maka akan semakin banyak pula dosen yang kita lepaskan kesibukannya,” tambahnya.

    TAGS : Pendidikan Kemristekdikti Mohamad Nasir Perguruan Tinggi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24181/Hemat-Anggaran-Jumlah-Fakultas-di-PTN-Bakal-Dirampingkan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPU Siap Layani Partai yang Sedang Sengketa
    Next Article Barack Obama Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.