Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»HIPMI Ingatkan Bonus Demografi Bagai Pisau Bermata Dua
    Ekonomi

    HIPMI Ingatkan Bonus Demografi Bagai Pisau Bermata Dua

    January 7, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    HIPMI Ingatkan Bonus Demografi Bagai Pisau Bermata Dua 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengingatkan pemerintah untuk lebih bersiap menghadapi puncak bonus demografi yang diperkirakan tiba pada 2040. Sebelum waktu itu tiba, pemerintah sudah membuat stimulus agar tersedianya banyak lapangan kerja.

    Menurut Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming, pemerintah tidak bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Pasti butuh kolaborasi dengan pengusaha dan swasta. Kini swasta bisa menyediakan banyak lapangan kerja tergantung dengan kemudahan bagi mereka untuk beinvestasi dan membuka usaha. Sepanjang ada kemudahan untuk berinvestasi dan perizinan usaha, maka investasi akan bisa lebih banyak.

    “Kami butuh kepastian hukum dan kemudahan regulasi dalam berinvestasi,” ujar Mardani H Maming kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/1).

    Dia menuturkan, kemudahan regulasi usaha memberikan dampak positif untuk iklim investasi. Saat ini harapan itu ada pada UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja. Undang-undang itu diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperbaiki iklim investasi, dan bermuara pada menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia. Terutama di tengah pandemi Covid-19. UU sapu jagat itu dapat memberikan dukungan untuk memajukan UMKM dan tentunya bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

    Kata Mardani, HIPMI menyadari bahwa pada rentang 2035 hingga 2040 merupakan puncak bonus demografi. Pada tahun itu 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 148,5 juta merupakan masyarakat usia produktif. “Mereka diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bangsa.”

    Lebih jauh dikatakannya, pada puncak bonus demografi di Indonesia, sektor swasta memiliki peran vital menyerap tenaga kerja lokal yang jumlahnya mencapai ratusan juta orang tersebut. Dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup, maka usai produksi itu akan menjadi mesin pertumbuhan. Mereka mampu menggerakkan perekonomian melalui konsumsi rumah tangga.

    Mardani mengingatkan bahwa bonus demografi layaknya pedang bermata dua. Bila tidak dipersiapkan lapangan pekerjaan, justru akan berdampak buruk di masa depan. “Bonus demografi ini seperti pisau bermata dua. Kalau tidak hati-hati ini akan membawa malapetaka, sehingga usia-usia produktif ini harus kita siapkan dengan baik,” kata dia.

    Baca juga: HIPMI Dukung Vaksinasi Mandiri Bagi Masyarakat Mampu

    Saat ini, negara membutuhkan investasi sektor swasta yang cukup besar untuk menciptakan lapangan kerja. Bila investasi tidak masuk ke Indonesia, bayang-bayang pengangguran dari angkatan kerja terdidik ada di depan mata. “Bonus demografi ini tentu bisa menjadi bonus bagi perekonomian. Namun, ini bisa juga menjadi bencana bila tidak ada lapangan kerja bagi angkatan kerja terdidik,” ungkapnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari Jawa-Bali Lakukan Pembatasan Aktivitas Publik hingga LC dan Pegawai Spa Divonis Segini
    Next Article Koleksi 5 Warna Lipstik yang Wajib Dimiliki Pada 2021
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.