Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Hong Kong Cabut Kebijakan Pembatasan Sosial Covid-19
    International

    Hong Kong Cabut Kebijakan Pembatasan Sosial Covid-19

    December 29, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hong Kong Cabut Kebijakan Pembatasan Sosial Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Hong Kong Cabut Kebijakan Pembatasan Sosial Covid-19 2
    Arsip – Pengunjung tiba di Bandara Internasional Hong Kong pada hari pertama aturan karantina COVID di hotel dicabut, di Hong Kong, China, 26 September 2022. (BP/Ant)

    BEIJING, BALIPOST.com – Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR) John Lee di Hong Kong, Rabu (28/12), mengumumkan bahwa Hong Kong mulai Kamis tidak lagi memberlakukan pembatasan sosial. Kebijakan pembatasan telah diterapkan dalam tiga tahun terakhir sebagai bagian dari protokol kesehatan antipandemi COVID-19.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (29/12), dia menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut berlaku di semua tempat, termasuk di luar ruang. Persyaratan vaksin dan hasil negatif tes PCR menjelang kedatangan ke Hong Kong mulai Kamis juga dicabut.

    Para wisatawan dari luar negeri, China daratan, Makau, dan Taiwan akan dibebaskan dari kewajiban tes PCR, baik menjelang keberangkatan maupun selama masa tinggal.

    Namun, mereka tetap disarankan melakukan tes antigen selama lima hari berturut-turut. Kewajiban karantina dan penelusuran kontak dekat juga akan dicabut. Namun, otoritas Hong Kong masih mewajibkan pemakaian masker di tempat-tempat umum.

    Menurut Lee, perubahan kebijakan tersebut diambil berdasarkan tingginya tingkat vaksinasi masyarakat Hong Kong.

    Ia juga menyatakan bahwa Hong Kong memiliki persediaan obat COVID yang cukup dan tenaga kesehatan telah memiliki banyak pengalaman dalam penanganan wabah tersebut. Rumah sakit juga telah memperkuat kapasitas dan kemampuannya dalam keadaan darurat.

    Selain itu, selama tiga tahun terakhir, penduduk Hong Kong telah memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang COVID-19 dan cara melindungi diri mereka sendiri, kata Lee.

    Dia menekankan bahwa ke depan, pemerintahannya akan fokus pada pencegahan kasus parah dan kematian serta melindungi kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak dan lansia. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Wajibkan Pelaku Perjalanan China Bawa Hasil Tes Negatif COVID-19
    Next Article Ditemukan, Modus Baru Dalam TPPU
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.