Hyundai siapkan investasi besar untuk fasilitas riset dan pengembangan

Hyundai siapkan investasi besar untuk fasilitas riset dan pengembangan
Jakarta (ANTARA) – Hyundai Motor Co mengatakan bahwa pihaknya akan menginvestasikan 95,5 triliun won (79 miliar dollar AS) untuk fasilitas, kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D), dan tujuan strategis lainnya pada tahun 2030.

Dari investasi yang direncanakan, Hyundai akan menghabiskan 43,6 triliun won untuk fasilitas, 39,1 triliun won untuk proyek R&D, dan 12,8 triliun won untuk program strategis, untuk berubah menjadi penyedia solusi mobilitas masa depan, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dikutip Yonhap, Senin.

Hyundai mengatakan pihaknya berencana untuk meningkatkan produksi kendaraan listrik di pabrik globalnya. Perusahaan ini memiliki pabrik di sembilan negara, yakni Korea Selatan, Amerika Serikat, China, India, Rusia, Brasil, Republik Ceko, Turki, dan Indonesia.

Baca juga: Penjualan lesu, Hyundai tutup sementara pabrik utama di China

Perusahaan mengatakan sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik kendaraan listrik di pasar di mana permintaan kendaraan listrik tinggi.

Berdasarkan kapasitas yang diperluas dan model kendaraan listrik yang kompetitif, Hyundai dan merek Genesis independennya bertujuan untuk menjual 1,87 juta kendaraan listrik gabungan pada tahun 2030 untuk mendapatkan pangsa 7 persen di pasar kendaraan listrik global, kata pernyataan itu.

Hyundai berencana untuk merilis setidaknya 17 model nol-emisi, terdiri dari 11 dari Hyundai dan enam dari Genesis di pasar pada tahun 2030.

Perusahaan akan fokus pada peningkatan penjualan model di pasar utama Amerika Serikat dan Eropa di tengah percepatan penggerak elektrifikasi di industri mobil, kata pernyataan itu.

Perusahaan mengharapkan jajaran kendaraan listrik yang diperkuat akan membantu meningkatkan rasio kendaraan listrik di keseluruhan penjualan Hyundai dan Genesis dari saat ini 4 persen menjadi 17 persen pada 2026 dan 36 persen pada 2030.

Pembuat sedan Sonata dan SUV Santa Fe akan mengembangkan dua platform khusus baru untuk kendaraan listrik yaitu ‘eM’ dan ‘eS’ pada tahun 2025 di atas platform modular global-listrik EV-only Hyundai Motor Group (E-GMP ), kata pernyataan itu.

Model E-GMP termasuk IONIQ 5 yang diluncurkan tahun lalu dan IONIQ 6 serta SUV IONIQ 7 yang masing-masing akan dirilis tahun ini dan 2024.

Baca juga: Hyundai belum putuskan kapan pabrik Rusia kembali beroperasi

Baca juga: 21 model Hyundai dapat penghargaan keselamatan Amerika Serikat

Baca juga: Eksekutif Hyundai Motor Luc Donckerwolke menangi World Car Awards

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022

Credit: Source link

Related Articles