Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»ICU Kritis dan Dokter Spesialis Kian Menipis, Jakarta Darurat Covid-19
    News

    ICU Kritis dan Dokter Spesialis Kian Menipis, Jakarta Darurat Covid-19

    September 2, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ICU Kritis dan Dokter Spesialis Kian Menipis, Jakarta Darurat Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dokter sudah kelelahan menghadapi pandemi Covid-19. Khusus di Jakarta, selama beberapa hari terakhir angka kasus melonjak di atas seribu kasus. Meski banyak pasien tanpa gejala, tetapi banyak juga pasien kondisi sedang dan berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

    Kondisi ini membebani ruang perawatan khususnya ruang isolasi dan ICU. Para dokter yang berguguran untuk menangani pasien, membuat SDM kesehatan makin menipis.

    Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Hasbullah Thabrany mengatakan situasi ini bisa terjadi karena memang selama ini kasus bertanbah banyak. Semakin banyak kasus, artinya para pasien Covid-19 bisa menularkan ke orang banyak lainnya.

    “Yang terbaik kesadaran masyarakat. Jangan egois. Banyak yang nggak paham kalau mereka terkena penyakit ini mereka tak bisa tertangani karena keterbatasan sumber daya manusianya,” tukasnya kepada JawaPos.com, Rabu (2/9).

    Hasbullah mendorong tenaga medis di RS harus bisa memilah mana yang bisa diisolasi di rumah atau di RS dalam kondisi darurat. Kasus ringan jangan membebani para dokter spesialis.

    “Pasien yang ringan bisa ditangani dokter umum. Dokter spesialis terbatas. Mereka perlu istirahat. Jangan karena pekerjaan menumpuk begitu banyak. Mereka lupa disiplin diri, lemah dan menjadi korban,” katanya.

    Bicara soal dokter spesialis, kata dia, Indonesia kekurangan dokter spesialis paru. Jumlahnya sangat sedikit. “Kita nggak bisa produksi dokter spesialis dalam 1-2 bulan. Butuh jangka panjang. Pendidikan spesialis bisa diberdayakan itupun masih kurang. Kita nggak bisa gunakan mesin layani pasien. Alat-alat bisa kita impor, obat bisa kita datangkan, kalau SDM? Semua tenaga dunia juga sibuk hadapi pandemi,” katanya.

    Dengan kondisi seperti ini, Hasbullah menyebut DKI Jakarta sudah darurat. Sebab ruang ICU sudah terisi 77 persen. “(77 persen) Itu sudah kritis. DKI sudah darurat. Betul-betul harus melakukan kampanye massal besar-besaran. Jaga jarak. Kalau perlu harus mulai jam malam. Depok dan Bogor sudah mulai,” tegasnya.

    “Ini lebih parah dari awal-awalnya saat PSBB dijaga. Sekarang sudah 1.000 kasus per 10 juta penduduk berarti sudah ada kasus 100 per sejuta penduduk,” jelasnya.

    Dia mendorong solusi tercepat harus dipikirkan Pemprov DKI Jakarta. Yakni dengan menyulap berbagai ruang karantina khusus seperti apartemen kosong dan hotel untuk lokasi karantina pasien Covid-19.

    “Banyak apartemen kosong. Hotel juga banyak yang tak optimal okupansinya. Segera kontrak oleh Pemda. Harus siap-siap membuka cadangan lokasi karantina,” tegasnya.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSyarat Berat, Ratusan Bakal Paslon Perseorangan Batal Ikut Pilkada
    Next Article Gantikan Herry Sidharta, Royke Tumilaar Ditunjuk Jadi Dirut BNI
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.