Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»ICW Surati Luhut, Desak Buka Big Data Penundaan Pemilu 2024
    News

    ICW Surati Luhut, Desak Buka Big Data Penundaan Pemilu 2024

    March 30, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ICW Surati Luhut, Desak Buka Big Data Penundaan Pemilu 2024 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ucapan kontroversial Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal klaim data yang menyebutkan 110 juta rakyat Indonesia ingin Pemilu 2024 ditunda memantik reaksi banyak pihak. Termasuk dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

    Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan, pihaknya telah mendatangi dan mengirimkan surat ke kantor Luhut. Hal itu dilakukan agar Luhut Binsar Pandjaitan membuka klaim big data mengenai penundaan Pemilu 2024 tersebut.

    “Kemenko Marves yang dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan, kami mendesak Luhut agar segera membuka informasi publik berupa big data pengguna internet yang mendukung penundaan Pemilu 2024,” ujar Kurnia kepada wartawan, Rabu (30/3).

    Menurut Kurnia, desakan ini didasarkan pada ketentuan dalam Pasal 11 ayat (1) huruf f UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Pernyataan Luhut yang disampaikan di channel YouTube Deddy Corbuzier jelas dianggap sebagai informasi publik yang wajib disediakan setiap saat.

    “Sehingga jelas, tidak ada alasan bagi Luhut untuk menolak membuka big data yang disampaikan,” katanya.

    Kurnia juga mempertanyakan, apa kapasitas Luhut menyampaikan tentang big data tersebut. Sebab, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2019 tentang Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut tidak diminta untuk mengurusi perihal kepemiluan.

    Selain itu, menurut Kurnia, pada tanggal 15 Maret 2022 lalu, Juru Bicara Kemenko Marves Jodi Mahardi, juga menyampaikan bahwa big data yang disampaikan oleh Luhut dikelola secara internal.

    “Dari sini, muncul pertanyaan lanjutan. Misalnya, apa yang dimaksud dengan internal? Apakah pemaknaannya diarahkan kepada Kemenko Marves? Jika iya, apa landasan hukum yang membenarkan pengelolaan big data perihal rencana penundaan Pemilu 2024 dilakukan oleh kementerian tersebut?” ungkapnya.

    Lebih lanjut Kurnia mempertanyakan, bagaimana validitas metode pengelolaan dan pengambilan responden big data tersebut. Pasalnya mengacu pada channel YouTube Deddy Corbuzier itu, Luhut tidak menjelaskannya secara utuh.

    Sehingga hal tersebut terindikasi janggal, sebab, data yang diklaim Luhut bertolak belakang dengan temuan sejumlah lembaga survei yang kredibel. Misalnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang mengemukakan data bahwa 70% persen responden menolak penundaan pemilu. Kemudian Lembaga Survei Nasional (LSN) yang menghasilkan 68,1 persen dan Litbang Kompas juga menyebut 62,3 persen masyarakat menolak penundaan Pemilu 2024.

    “Karena itu big data milik Luhut Binsar Pandjaitan terindikasi janggal, kerena berbeda dengan hasil sejumlah lembaga survei yang kredibel,” tegasnya.

    Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengaku memiliki data dari rakyat Indonesia yang menginginkan agar Pemilu 2024 ditunda pelaksanaanya. Menurut Luhut, ada 110 juta rakyat Indonesia yang ingin pemilu ditunda.

    Luhut menuturkan, dari big data tersebut datang dari masyarakat kelas menengah ke bawah. Mereka, menurut Luhut, menginginkan tidak ingin adanya kegaduhan politik di Indonesia akibat Pemilu 2024 layaknya Pemilu 2019 lalu.

    Menurut Luhut, berdasarkan big data itu, masyarakat juga tidak ingin Indonesia menghaburkan uang demi penyelenggaran Pemilu 2024. Pasalnya menurut Luhut, Pemilu dan Pilkada serentak 2024 bisa menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 110 triliun.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article4 Zodiak Tak Peka Akan Masalah dalam Hubungan Asmara
    Next Article Lokomotif uap abad 18 direstorasi demi lestarikan sejarah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.