Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Ikuti Langkah Prancis, Jerman Juga Lakukan “Partial Lockdown” hingga April
    International

    Ikuti Langkah Prancis, Jerman Juga Lakukan “Partial Lockdown” hingga April

    March 22, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ikuti Langkah Prancis, Jerman Juga Lakukan "Partial Lockdown" hingga April 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ikuti Langkah Prancis, Jerman Juga Lakukan "Partial Lockdown" hingga April 2
    Warga berkumpul di Taman Volkspark Wilmersdorf di Berlin pada Minggu (19/4/2020), meskipun wabah COVID-19. (BP/AFP)

    BERLIN, BALIPOST.com – Jerman mengikuti langkah yang diambil Prancis untuk memberlakukan penguncian sebagian seiring meningkatnya kembali kasus COVID-19 dan terjadinya gelombang III dari pandemi. Dikutip dari AFP, keputusan Jerman untuk memberlakukan penguncian sebagian (partial lockdown) akan diberlakukan hingga April.

    Ekonomi terbesar di Eropa ini telah memulai melonggarkan penguncian, dengan membuka kembali sekolah pada akhir Februari, sebelum mengizinkan sejumlah toko kembali berbisnis pada Maret. Namun, harapan untuk membuka lebih jauh lagi bisnis seperti restoran dan fasilitas budaya dan hiburan, agaknya akan tertunda.

    Ini, menyusul adanya gelombang ketiga pandemi COVID-19 yang menghantam negara itu. Bahkan, sejumlah wilayah yang mengalami lonjakan kasus cukup parah, sejak Senin (22/3), harus menjalani penguncian dan memerintahkan toko-toko untuk kembali tutup.

    “Mengingat dinamika penyebaran COVID-19 yang meningkat secara dinamis karena adanya sejumlah varian, aksi yang ketat masih dibutuhkan,” sebut sebuah rancangan dokumen yang akan didiskusikan oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel dengan 16 pemimpin regional di Jerman pada hari ini.

    Pembatasan itu termasuk diharuskannya para pekerja untuk bekerja dari rumah hingga batas waktu yang belum ditentukan di bulan April. Namun, sejumlah media di Jerman memperkirakan penguncian akan dilakukan hingga 18 April.

    Dalam rancangan kebijakan penguncian itu juga diatur untuk mencegah penularan di tempat kerja, perusahaan harus melakukan minimal 2 kali rapid test dalam seminggu bagi para pekerja yang tidak bisa bekerja dari rumah. Pada minggu depan, hampir seluruh Jerman akan libur Paskah, sehingga para pelaku perjalanan luar negeri diharuskan dites dan menjalani karantina saat kembali ke Jerman.

    Pada Jumat, pihak berwenang bidang kesehatan memperingatkan bahwa kasus COVID-19 meningkat secara eksponensial. “Akan sangat mungkin, kita akan menghadapi situasi sama pada saat Paskah dengan situasi yang dihadapi pada Natal. Jumlah kasus meningkat tajam, banyak yang sudah parah dan meninggal dunia, RS merasa kewalahan,” kata Lars Schaade, Wakil Presiden Robert Koch Institute yang menangani penyakit-penyakit menular.

    Merkel dan para pimpinan regional menyepakati jika tingkat insiden melebihi 100 dari 100.000 penduduk, penguncian atau pengetatan akan kembali diberlakukan. Pada Minggu, tingkat insiden dari COVID-19 di Jerman mencapai 103,9 per 100.000 penduduk.

    “Sayangnya, kami harus menggunakan rem darurat,” kata Merkel mengingatkan pada Jumat. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSegini, Jumlah Desa Adat yang Sudah Terima Dana Penanganan COVID-19 Tahap I
    Next Article Awkarin modifikasi Vespa Sean Wotherspoon menjadi lebih bertenaga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.