Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»ILO Perkirakan Pertumbuhan Lapangan Kerja Global Melambat Tajam
    International

    ILO Perkirakan Pertumbuhan Lapangan Kerja Global Melambat Tajam

    January 16, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ILO Perkirakan Pertumbuhan Lapangan Kerja Global Melambat Tajam 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    ILO Perkirakan Pertumbuhan Lapangan Kerja Global Melambat Tajam 2
    Dokumen – Tanda “sedang merekrut” ditampilkan di luar Taylor Party and Equipment Rentals di Somerville, Massachusetts, AS, 1 September 2022. (BP/Ant)

    LONDON, BALIPOST.com – Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja global akan melambat tajam menjadi 1,0 persen tahun ini dibandingkan dengan 2,0 persen pada tahun 2022. Hal ini diakibatkan oleh dampak ekonomi dari perang di Ukraina, inflasi tinggi dan kebijakan moneter yang lebih ketat.

    Pada saat yang sama, jumlah pengangguran di dunia diperkirakan akan meningkat sebesar 3 juta menjadi 208 juta pada tahun 2023, sementara inflasi akan menggerogoti upah riil, kata ILO dalam sebuah laporan tentang tren global, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Senin (16/1).

    Kelangkaan pekerjaan baru akan melanda negara-negara pada saat banyak negara masih belum pulih dari guncangan ekonomi akibat pandemi global dan virus corona menyerang China setelah Beijing mencabut pembatasan penguncian yang ketat. “Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja global berarti kami tidak memperkirakan kerugian yang terjadi selama krisis COVID-19 akan pulih sebelum tahun 2025,” kata Richard Samans, Direktur Departemen Riset ILO dan koordinator laporan yang baru diterbitkan.

    Kemajuan dalam mengurangi jumlah pekerjaan informal di dunia juga kemungkinan akan berbalik arah di tahun-tahun mendatang, kata ILO.

    Perkiraan pekerjaan global lebih rendah dari perkiraan ILO sebelumnya yaitu pertumbuhan 1,5 persen untuk tahun 2023. “Perlambatan saat ini berarti banyak pekerja harus menerima pekerjaan dengan kualitas lebih rendah, seringkali dengan gaji yang sangat rendah, terkadang dengan jam kerja yang tidak mencukupi,” kata ILO.

    Selain itu, karena harga-harga naik lebih cepat daripada pendapatan nominal tenaga kerja, krisis biaya hidup berisiko mendorong lebih banyak orang ke dalam kemiskinan. Situasi dapat semakin memburuk jika ekonomi global melambat, tambah ILO. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDibandingkan Periode Sama di Tahun Sebelumnya, Ekspor Alami Kenaikan di Desember 2022
    Next Article Menteri Kabinet Kerja Diminta Fokus Kegiatan Produktif dan Penciptaan Lapangan Kerja
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.